REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Kebakaran hebat melanda lahan kosong di kawasan jalur Pantura, tepatnya di Jalan Bypass Cirebon-Jakarta, Desa Arjawinangun, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (14/7/2026) siang. Api melalap lahan seluas kurang lebih 15.000 meter persegi (1,5 hektare).
Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menjelaskan, Damkar Sektor Arjawinangun menerima laporan dari perangkat desa setempat pada pukul 13.46 WIB. Laporan awal menyebutkan adanya kebakaran sampah di pinggir jalan.
Baca Juga
KDM Intruksikan Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau dan Kebakaran Hutan
El Nino Diperkirakan Memuncak Agustus, Cirebon Waspadai Kebakaran TPA
Polda Babel Bedah Rumah Korban Kebakaran di Mentok, Wujudkan Rasa Aman Warga
Petugas Damkar pun langsung meluncur ke lokasi. Sesampainya di sana, ternyata api tidak hanya membakar tumpukan sampah, melainkan sudah merembet ke alang-alang dan semak belukar kering yang berada di samping PT Seyang Active Wear.
Ia menjelaskan, tiupan angin yang kencang ditambah kondisi vegetasi yang kering, membuat kobaran api cepat membesar dan meluas secara masif. Petugas pun langsung melakukan upaya lokalisir dan pemadaman.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Guna mengantisipasi perluasan area kebakaran sekaligus menjaga pasokan air, petygas di lapangan meminta bantuan dari Sektor Palimanan dan Sektor Weru,” ucapnya.
Meski demikian, berkat kesigapan petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.15 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 15.46 WIB guna memastikan tidak ada lagi sisa bara api yang berpotensi memicu penyalaan ulang.
Eno menyebutkan, berdasarkan keterangan salah satu saksi, kebakaran lahan disebabkan adanya oknum yang membakar sampah. Tiupan angin yang kencang serta kondisi alang alang dan semak yang kering akhirnya membuat api dengan cepat membesar.
“Dari total luas lahan kosong sekitar 2,3 hektare, area yang terbakar seluas 1,5 hektare,” jelasnya.
Pihak pemadam kebakaran pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di dekat lahan kosong atau area vegetasi kering. Apalagi saat kondisi angin kencang yang dapat dengan cepat memicu kebakaran besar.
Komentar (0)