Jakarta: Polsek Tambora menggagalkan upaya penyelundupan 12 unit sepeda motor hasil curian yang hendak dikirim menuju Pulau Sumatra. Komplotan penyelundup ini berhasil dihentikan petugas kepolisian saat truk yang mengangkut belasan motor tersebut berada di pintu keluar (exit) Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang.
"Truk tersebut ternyata sudah melintasi Tubagus Angke dan mengarah ke tol. Kemudian, Unit Reskrim mendapatkan informasi lagi, truk tersebut sudah berada di Tol Cikupa. Setelah itu, Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora melakukan pengejaran di exit Tol Cikupa," kata Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat kepada wartawan di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 14 Juli 2026.
Baca Juga :
Dugaan Tawuran di Karawang, Tiga Pemuda Diringkus Bersama Senjata TajamWahyu menuturkan, dalam melancarkan aksinya, para pelaku menggunakan modus operandi menyamarkan muatan. Belasan sepeda motor bodong tersebut ditumpuk dan ditutupi dengan berbagai peralatan rumah tangga hingga mainan anak untuk mengelabui petugas di sepanjang jalur distribusi.
"Jadi, kendaraan itu ditumpukkan dengan alat-alat rumah tangga, kemudian ada sapu, ada ember, kemudian ada lemari, dan ada alat mainan-mainan anak-anak," tutur Wahyu.
Selain menggunakan barang rumah tangga, pelaku juga menyertakan lima unit sepeda motor lain yang memiliki surat resmi dan dokumen lengkap sebagai kedok di bagian luar muatan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan nomor rangka terhadap 12 unit motor tersembunyi lainnya, polisi mendapati dua unit di antaranya telah teridentifikasi sebagai objek curian.
Ilustrasi. Foto: Dok. Antara.
"Nah, untuk 12 unit tersebut, setelah dilakukan pengecekan, ada dua LP (Laporan Polisi) hasil curian. Satu LP di Polsek Kebon Jeruk, satunya lagi LP di Polsek Cengkareng. Namun, 10 motor lain masih dalam proses pengecekan, kami lakukan pendalaman lagi," ungkap Wahyu.
Hingga saat ini, Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap sopir dan kernet truk guna mengusut jaringan penadah antar-pulau ini. Pihak kepolisian meyakini ada kelompok yang lebih terorganisasi di balik aksi kejahatan ini.
"Kami masih mendalami apakah ada sindikat dari jaringan pencurian yang lebih besar. Nanti kami sampaikan setelah melakukan penyelidikan lebih dalam," kata Wahyu.





Komentar (0)