Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup hanya naik tipis 0,03% ke level 6.039 pada perdagangan saham hari ini, Selasa (14/7) padahal sudah didorong angin segar dari S&P Global Ratings.
Lembara pemeringkat itu pada Senin (13/7) mempertahankan peringkat kredit atau sovereign credit rating Indonesia di level 'BBB'untuk jangka panjang dan 'A-2' untuk jangka pendek, dengan prospek jangka panjang tetap stabil.
Seiring dengan itu, sejumlah saham mencatatkan transaksi crossing. Di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan crossing dengan nilai transaksi Rp 853,99 miliar di harga Rp 6.076.
Kemudian diikuti PT Bach Multi Global Tbk (BACH) di level Rp 442 dengan nilai transaksi Rp 460,89, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) di Rp 5.098 senilai Rp 260 miliar, dan PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) di Rp 7.604 senilai Rp 254,75 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 16,82 triliun dengan volume 37,59 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,81 juta kali. Sebanyak 422 saham menguat, 206 saham terkoreksi, dan 165 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hingga sore ini sebesar Rp 10.550 triliun.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, sepuluh sektor terpantau bertengger di zona hijau. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni energi yang naik 1,51%. Adapun saham di sektor tersebut yang terpantau melesat yakni PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 16,33% ke Rp 1.460.
Di sisi lain, bursa saham Asia kompak di zona hijau. Indeks Straits Times naik 0,46%, Shanghai Composite tumbuh 1,36%, Nikkei naik 0,74%, dan Hang Seng terangkat 0,52%.
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik 11,54% ke Rp 725
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 16,33% ke Rp 1.460
PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) naik 25% ke Rp 340
PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 14,90% ke Rp 1.085
PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) turun 4,30% ke Rp 89
PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) turun 5,33% ke Rp 71





Komentar (0)