Temui Panglima TNI dan Jaksa Agung, Pengamat Sebut Kapolri Tunjukkan Kepemimpinan Negarawan

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin 13 Juli 2026 kemarin.

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dan soliditas TNI-Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.

BACA JUGA:31 Lokasi Nobar Prancis vs Spanyol Piala Dunia 2026 di Jakarta, Yuk Dukung Tim Favorit!

Menurut Haidar Alwi, Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI) sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB, langkah Kapolri itu menunjukkan kemampuan memimpin yang jauh melampaui kepentingan Korps Bhayangkara.

Haidar Alwi mengatakan, setelah Polri membongkar perkara sensitif, menetapkan tersangka, melakukan penggeledahan, memeriksa saksi dan ahli, serta menemukan berbagai barang bukti, Kapolri memilih menjaga agar keberhasilan penegakan hukum tersebut tidak berubah menjadi perang terbuka antarinstitusi negara.

“Pertama, kunjungan Kapolri menunjukkan bahwa ia tidak membiarkan keputusan penyerahan penyidikan menimbulkan kekosongan kepemimpinan. Kapolri hadir langsung, membawa Wakapolri, Kabareskrim, Kakortas Tipikor, Kadiv Humas, dan para pejabat utama Mabes Polri,” ujar Haidar dalam keterangannya, Selasa 14 Juli 2026.

BACA JUGA:Sosok Dokter PPDS Ditemukan Tewas di Samping RSUD Siak Riau, Sempat Hilang dan Terlacak CCTV

Haidar juga menuturkan, kehadiran jajaran inti tersebut memperlihatkan bahwa langkah ini merupakan keputusan kelembagaan yang dikendalikan dari pusat, bukan hasil dari kepanikan atau manuver pejabat di bawah.

“Kapolri sedang memastikan seluruh jajaran Polri memahami bahwa penyerahan perkara tidak menghapus keberhasilan penyidik, tidak merendahkan kehormatan institusi, dan tidak boleh memicu perlawanan emosional antarkorps,” tuturnya.

Kedua, kunjungan ke Mabes TNI memperlihatkan kemampuan Kapolri membaca risiko yang lebih besar daripada perkara itu sendiri. 

Ketegangan yang tidak dikelola dapat menyeret Polri dan TNI ke dalam narasi pertentangan, padahal kedua institusi memikul tanggung jawab besar menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

Kapolri memilih mendatangi Panglima TNI beserta Wakil Panglima, para kepala staf angkatan, dan pejabat utama Mabes TNI. 

BACA JUGA:Komisi X: Anggaran Belum Cair, Platnas Asian Games 2026 Belum Berjalan

Pertemuan tersebut secara terbuka diletakkan dalam kerangka memperkuat soliditas, komunikasi, koordinasi, serta pengawalan terhadap program strategis pemerintah.

Haidar juga menambahkan, pesan Kapolri sangat jelas. Polri tidak sedang berperang dengan TNI. Proses hukum terhadap seseorang tidak boleh dipelintir menjadi permusuhan antara polisi dan tentara. 

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
OJK Sebut Keputusan S&P Jadi Dorongan untuk Terus Perkuat Sektor Jasa Keuangan
• 14 jam lalu
0
thumb
Serapan gabah petani Bulog Sumut tembus 50 persen dari target 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Menhaj Minta Pencairan Awal Haji 2027 Rp 4 T: Bayar Tenda, Visa, Layanan Dasar
• 11 jam lalu
0
thumb
15 Film Indonesia 2026 Tembus 1 Juta Penonton, Jangan Buang Ibu Salip Tunggu Aku Sukses Nanti
• 11 jam lalu
0
thumb
Purbaya Optimistis Rasio Utang Terkendali Meski Naik Jadi 40,54% pada 2025
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.