RI Ketemu Pengelola Pusat Keuangan Dubai, Himpun Masukan Buat PFII

cnbcindonesia.com
20 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah bertemu dengan perwakilan dari Dubai International Financial Centre (DIFC) beberapa waktu lalu.

Pertemuan ini dilakukan untuk mendengarkan masukan terkait rencana pemerintah membentuk Pusat Financial Internasional Indonesia (PFII). Hal ini diungkap oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu Herman Saheruddin.

"Kemarin kita ketemu dari jajaran Dubai financial center gitu ya. Kita mendengarkan masukan-masukan dari mereka," kata Herman saat ditemui wartawan usai rapat Panja terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII bersama Komisi XI DPR RI, Selasa (14/7/2026).


Baca: Tak Cuma S&P! Purbaya Bocorkan Rating Agency Lain Akan Kasih 'Kado' RI

Pada malam ini, pembahasan dengan DIFC akan berlanjut. Kali ini, Menkeu akan mendengar masukan dari mantan CEO DIFC.

"Yang nanti malam masih mendengar masukan dari DIFC, tapi kali ini mendengar dari eks CEO-nya," lanjut Herman.

Dalam masukan tersebut, cukup banyak masukan yang diberikan seperti halnya cara bentuk pusat finansial, keputusan yang lebih teliti, dan lain-lainnya.

"Masukan-masukannya banyak, seperti hal-hal yang lebih teliti bagaimana, bentuk pusat finansialnya bagaimana, karena kan enggak semua berbentuk pusat finansial utuh gitu, ada juga yang bentukannya hanya menjadi hub gitu, intinya banyak sih masukannya," terangnya.

Herman menambahkan, pembahasan dengan jajaran DIFC merupakan upaya pemerintah untuk membuka masukan-masukan dari berbagai pihak, agar Rancangan Undang-Undang (RUU) dan pembentukan PFII bisa berjalan dengan lancar tanpa ada masalah.

"Pertemuan ini bertujuan memberikan masukan kepada kami, karena kami harus meaningful participation. Kita dengerin semuanya gitu, termasuk dari DIFC," jelasnya.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pemerintah Pastikan Pajak di PFII Sesuai Standar Global

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Inggris dan Argentina Berebut Tiket Final Piala Dunia 2026 dalam Duel Klasik di Atlanta
• 8 jam lalu
0
thumb
Harga Pangan 15 Juli 2026: Cabai Rawit Merah Rp58.400 per Kg, Telur Ayam Ras Rp29.000
• 9 jam lalu
0
thumb
Iran Serang Fasilitas Militer AS di Bahrain dan Oman, Balasan Sikap Trump Soal Selat Hormuz
• 2 jam lalu
0
thumb
Diduga Tak Miliki Kolam Retensi Limbah, Pabrik Kikil di Deli Serdang Buang Limbah ke Parit Warga
• 2 jam lalu
0
thumb
Polisi Gandeng Teknisi Produsen Selidiki Lift yang Tewaskan Pekerja di Roxy Mas Jakpus
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.