BEI Perbarui Kriteria HSC, Ada 37 Saham Baru Masuk ke Daftar

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera merilis daftar 37 emiten yang masuk ke dalam daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pihaknya telah merevisi metodologi HSC dengan menambahkan satu kriteria, sehingga akan ada 37 emiten yang masuk ke dalam daftar saham HSC. 

“Dengan kriteria baru tersebut, kami akan segera mengumumkan ada 37 saham baru masuk dalam kriteria HSC,” ucap Jeffrey dalam konferensi pers di BEI, Selasa (14/7/2026).

Jeffrey memaparkan penambahan satu kriteria itu adalah price-impact ratio atas seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. Untuk saham-saham yang memiliki price-impact ratio yang tinggi akan dilakukan screening indikasi ada atau tidaknya high shareholding concentration.

Baca Juga : BEI Akan Depak Saham HSC dari Indeks IDX30 hingga LQ45

Screening terhadap seluruh saham dengan kapitalisasi di atas Rp10 triliun itu dilakukan setiap tiga bulan, mengikuti siklus evaluasi indeks utama di BEI. Dengan demikian, total saham yang ada di dalam high shareholding concentration akan menjadi 51 saham.

Sebagai informasi, price-impact ratio didapatkan dengan cara memperhitungkan perubahan harga saham tersebut terhadap velocity-nya. 

Velocity sendiri dihitung dari rata-rata volume transaksi terhadap jumlah saham yang ada di publik atau free flow. Artinya, saham-saham yang aktivitas volume transaksinya rendah tentu akan menghasilkan velocity yang rendah.

Dengan velocity yang rendah, tetapi dengan perubahan harga yang besar, maka akan menghasilkan price-impact ratio yang tinggi. 

Atas saham-saham inilah BEI akan melakukan screening terhadap potensi ada atau tidaknya high shareholding concentration. Adapun faktor pemicu lain yang terkait dengan kegiatan pengawasan itu akan tetap dilakukan BEI.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jusuf Kalla Sampaikan Duka Cita Wafatnya Mantan Emir Qatar
• 1 jam lalu
0
thumb
Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap, Motor Korban Sempat Dibawa Kabur
• 11 jam lalu
0
thumb
7 Wilayah Berpotensi Hujan Selasa 14 Juli 2026, Waspada Hujan Lebat dan Petir di 2 Kota
• 18 jam lalu
0
thumb
Mengungkap Makna Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah
• 15 jam lalu
0
thumb
Apple Rayu Pengguna iPhone Lama
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.