Pantau - PT Debindomulti Adhiswati mulai mempersiapkan penyelenggaraan EXPLOREX 2027, pameran industri petualangan dan aktivitas luar ruang yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 April 2027 di NICE PIK 2, Jakarta.
Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswati, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan EXPLOREX 2027 dirancang bukan sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi antara pelaku industri, komunitas, dan masyarakat untuk mendorong perkembangan sektor outdoor di Indonesia.
"Objektif kami adalah membangun ekosistem kolaboratif antara industri, komunitas, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan produk, layanan, dan potensi industri petualangan melalui hands-on experience," ujar Vibiadhi dalam konferensi pers di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, konsep pengalaman langsung memungkinkan pengunjung mencoba berbagai produk dan layanan sehingga dapat meningkatkan pemahaman sekaligus kepercayaan terhadap industri petualangan nasional.
Selain menghadirkan pameran, penyelenggara juga menaruh perhatian pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor tersebut.
Untuk itu, Debindomulti Adhiswati berencana bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan sejumlah kementerian melalui forum diskusi guna mendorong standar kompetensi dan keselamatan bagi pelaku aktivitas luar ruang.
"Faktor keamanan dan sertifikasi sangat penting sebagai bentuk edukasi. Bagaimanapun, kita tidak bisa melawan alam, sehingga diperlukan kemampuan, kesiapan, dan dukungan peralatan yang memadai," kata Vibiadhi.
EXPLOREX 2027 mendapat dukungan dari sejumlah kementerian, antara lain Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Kebudayaan, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. Penyelenggara juga menggandeng mitra industri seperti Skygers dan Vasta dalam mempersiapkan agenda tersebut.
Melalui kolaborasi lintas sektor, EXPLOREX 2027 diharapkan menjadi platform untuk memperkuat ekosistem industri petualangan, meningkatkan standar keselamatan, serta membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis aktivitas luar ruang di Indonesia.





Komentar (0)