Jakarta: Ketua MPR Ahmad Muzani menyoroti tantangan kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) hakim saat bersilaturahmi dengan pimpinan Mahkamah Agung (MA). Menurutnya, regenerasi hakim menjadi tantangan besar yang harus segera dicarikan solusi.
Muzani menyebut MA memiliki sekitar 8.600 hakim saat ini. Namun, sekitar 50 persen di antaranya telah berusia 55 tahun. Artinya dalam lima hingga 10 tahun mendatang akan memasuki masa pensiun.
Untuk mengisi kekurangan tersebut, MA perlu merekrut sekitar 1.600 hakim. Tahap selanjutnya, mereka harus mendidik hakim baru tersebut.
Baca Juga :
MPR RI Silaturahmi ke MA Bahas Persiapan Sidang Tahunan
"1.600 hakim kalau direkrut sekarang, maka kata kawan-kawan di MA, itu baru akan berfungsi menjadi hakim kurang lebih 2029," ujar Muzani, dalam program Headline News Metro TV, Selasa, 14 Juli 2026.
Pada kesempatan itu, Pimpinan MPR melakukan silaturahmi kebangsaan ke MA, Selasa, 14 Juli 2026. Kunjungan ini membahas persiapan sidang tahunan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia.
Dilansir dari Antara, Muzani didampingi Wakil Ketua Hidayat Nur Wahid dan Rusdi Kirana tiba di Gedung MA pukul 10.46 WIB. Kedatangan rombongan pimpinan MPR RI itu diterima Kepala Biro Hukum dan Humas MA Andi Julia Cakrawala beserta jajaran.
Silaturahmi kebangsaan MPR RI ini merupakan rangkaian yang diawali kunjungan ke Mahkamah Konstitusi (MK), pada Rabu, 8 Juli 2026. Pada kesempatan itu, MPR secara langsung menyampaikan undangan kepada MK untuk menghadiri sidang tahunan, sebagaimana tradisi dari tahun ke tahun.





Komentar (0)