JAKARTA, iNews.id – Komitmen PT Nindya Karya (Persero) dalam mendukung pemerataan akses pendidikan nasional mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak, Sekolah Rakyat yang dibangun oleh BUMN konstruksi ini siap difungsikan untuk menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi Nindya Karya bersama pemerintah dalam menghadirkan ruang belajar yang representatif guna mencetak generasi unggul bagi masa depan bangsa.
Gedung-gedung yang sebelumnya berada dalam tahap konstruksi kini telah bertransformasi menjadi ruang belajar modern. Penyelesaian proyek Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) ini tersebar di 20 wilayah yang mencakup empat provinsi besar, yaitu Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Maluku.
Gedung Sekolah Rakyat yang dibangun BUMN Konstruksi, PT Nindya Karya siap digunakan untuk siswa. (Foto: ist)Baca Juga:Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 MiliarMenteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bukti konkret komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui penyediaan infrastruktur yang andal.
"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul serta mendukung pemerataan akses pendidikan di tanah air," ujar Menteri PU, Dody Hanggodo dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).
Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya proyek strategis nasional ini tepat waktu.
Momentum masuknya siswa baru di hari pertama MPLS menjadi pembuktian bahwa hasil kerja keras Nindya Karya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami bersyukur pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi amanah pemerintah kini telah memasuki tahap pemanfaatan. Keberhasilan proyek ini bukan hanya diukur dari rampungnya konstruksi fisik, tetapi dari manfaat nyata yang terus dirasakan oleh generasi penerus bangsa sejak hari pertama mereka belajar," kata Firmansyah.
Tersebar di 4 ProvinsiBaca Juga:Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan PersatuanSebaran wilayah pembangunan Sekolah Rakyat tersebut menyasar empat provinsi. Di Sulawesi Selatan meliputi Kabupaten Bone, Kabupaten Sinjai, Kota Makassar, dan Kabupaten Takalar.
Di Sumatera Utara meliputi, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, dan Kota Padang Sidempuan.
Di Jawa Timur di antaranya Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kota dan Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Trenggalek, Jember, dan Banyuwangi. Sedangkan di Maluku meliputi Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tengah.
Persebaran pembangunan ini mencerminkan keseriusan Nindya Karya dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang merata, termasuk menyentuh kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Tujuannya agar semakin banyak anak Indonesia yang memperoleh akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak.
Kawasan pendidikan baru ini didesain terintegrasi dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas holistik. Tidak hanya gedung sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, kawasan ini juga dilengkapi dengan Rumah susun (rusun) untuk guru dan asrama siswa, tempat ibadah seperti masjid dan gedung serbaguna, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kantin.
Baca Juga:Tragis! Crazy Rich Surabaya Tewas Terseret Arus Laut saat Mancing di BangkalanSelain itu, sarana olahraga kelas wahid, mulai dari jogging track, lapangan basket, taman edukasi, hingga lapangan sepak bola berstandar FIFA di beberapa lokasi.
Seluruh fasilitas tersebut didukung oleh sistem pengelolaan lingkungan yang dirancang khusus untuk mewujudkan kawasan pendidikan yang berkelanjutan.
Sebagai salah satu pilar BUMN konstruksi nasional, PT Nindya Karya (Persero) memastikan seluruh rantai proses pembangunan dijalankan dengan standar kualitas tinggi, mengutamakan keselamatan kerja (K3), serta ketepatan waktu guna menyukseskan program strategis nasional.
#regional





Komentar (0)