Pantai Syornabo, Permata Tersembunyi di Pulau Mansinam yang Sayang Dilewatkan

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Di balik popularitas Pulau Mansinam sebagai situs religi bersejarah, tempat masuknya Injil pertama di Tanah Papua, tersimpan destinasi bahari yang menawarkan pesona berbeda, yakni Pantai Syornabo.

Berada di sisi barat Pulau Mansinam, pantai ini memikat wisatawan dengan hamparan pasir putih selembut tepung, air laut hijau kebiruan yang jernih, serta suasana yang tenang dan jauh dari keramaian.

Untuk menuju Pantai Syornabo, wisatawan dapat menyeberang dari Dermaga Ketapang Kwawi, Kota Manokwari, menggunakan perahu kecil dengan tarif sekitar Rp 10.000 per orang. Perjalanan laut menuju Pulau Mansinam hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit.

Setibanya di pulau, perjalanan dilanjutkan melalui jalan cor yang membelah kawasan hutan mangrove. Jalur ini menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung dapat menikmati suasana alam yang masih asri sekaligus mengamati berbagai jenis burung liar di habitat alaminya. Bagi wisatawan yang tidak ingin berjalan kaki, tersedia jasa ojek yang dikelola warga setempat dengan tarif Rp 15.000 untuk sekali perjalanan.

Sesampainya di Pantai Syornabo, pengunjung akan disambut deretan gazebo yang menghadap langsung ke laut. Fasilitas ini menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati semilir angin, suara ombak, dan panorama perairan Pulau Mansinam.

Air laut yang jernih dan relatif tenang membuat pantai ini cocok untuk berenang maupun snorkeling. Jumlah pengunjung yang belum terlalu ramai juga menghadirkan suasana yang lebih privat sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam dengan lebih leluasa.

Potensi Pantai Syornabo sebagai destinasi wisata unggulan mulai mendapat perhatian di tingkat nasional maupun internasional. Pada September 2025, pantai ini menjadi lokasi penyambutan sekitar 300 wisatawan mancanegara yang datang menggunakan kapal pesiar mewah Seabourn Wursland.

Penyambutan tersebut dimeriahkan dengan atraksi budaya khas Suku Doreri berupa tarian adat, musik tradisional, hingga sajian kuliner lokal. Momen tersebut menunjukkan bahwa Pantai Syornabo tidak hanya menawarkan panorama alam yang indah, tetapi juga menjadi etalase budaya Papua Barat di mata dunia.

Saat ini, Pantai Syornabo tercatat sebagai bagian dari Desa Wisata Syornabo dalam Jaringan Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata. Status tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong pengelolaan destinasi yang lebih berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Dengan perpaduan keindahan alam, nilai budaya, serta akses yang relatif mudah, Pantai Syornabo memiliki peluang besar menjadi salah satu ikon wisata bahari di Kabupaten Manokwari. Kehadirannya melengkapi daya tarik Pulau Mansinam yang selama ini lebih dikenal sebagai destinasi wisata religi dan sejarah.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai yang masih alami, tenang, dan kaya akan pesona budaya, Pantai Syornabo layak menjadi destinasi yang masuk dalam daftar kunjungan saat berwisata ke Papua Barat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Fakta-fakta Menarik Jelang Laga Prancis Vs Spanyol
• 3 jam lalu
0
thumb
Taj Yasin Tinjau Hasil Bantuan RTLH Pemprov Jateng di Kebumen
• 6 jam lalu
0
thumb
Purbaya Pastikan Belanja APBN Makin Berkualitas dan Defisit Tetap Terjaga
• 9 jam lalu
0
thumb
Anak Menangis dan Menolak Sekolah? Psikolog Ungkap Tanda-Tanda Kecemasan yang Perlu Diwaspadai
• 22 menit lalu
0
thumb
RUU Perampasan Aset, Peradi SAI Usul Perubahan Nomenklatur hingga Hakim Khusus
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.