FULL! Guru Besar UGM Prediksi Konflik AS-Iran Makin Sengit, Nota Damai Dinilai Sangat Rapuh

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - Konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas di tengah masa gencatan senjata. Iran memperluas serangan ke sejumlah target milik Amerika Serikat di kawasan Teluk serta kembali menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.

Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum UGM, Prof. Herbertus Jaka Triyana, menilai kesepakatan damai yang sebelumnya dicapai kedua negara dibangun di atas dasar saling ketidakpercayaan sehingga sangat rapuh dan mudah dilanggar.

Menurut Prof. Jaka, eskalasi konflik diperkirakan masih akan terus berlanjut karena masing-masing pihak mengedepankan kepentingan nasional, isu nuklir, dan kalkulasi geopolitik.

Ia juga menekankan pentingnya peran mediator internasional yang tidak hanya memfasilitasi perundingan, tetapi juga memiliki mekanisme untuk mengawasi pelaksanaan kesepakatan agar perdamaian dapat benar-benar terwujud. 

Produser: Prayogi Haro

Editor: Vila

Penulis : Prayogi-Haro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • AS IRAN
  • PERANG AS-IRAN
  • GURU BESAR UGM
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Julian Alvarez Sebut Semifinal Piala Dunia Selalu Sulit Jelang Duel Argentina Kontra Inggris
• 23 jam lalu
0
thumb
Silaturahmi ke Jaksa Agung, Kapolri Tegaskan Polri dan Kejaksaan Satu Ikatan
• 22 jam lalu
0
thumb
Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Motor di Cirebon, Ibu dan Bayi Tewas
• 21 jam lalu
0
thumb
Wamendagri Wiyagus: Poral TNI AL Cerminkan Komitmen Membangun SDM Unggul
• 13 menit lalu
0
thumb
Kuartal I 2026, BRI Setor Pajak dan Dividen Rp19,1 Triliun ke Kas Negara
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.