Penanganan Sampah Rusun Waduk Pluit Tunggu Bantuan Armada dari Sudin LH Jakut

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Penanganan tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Rumah Susun Waduk Pluit (Rusun Waduk Pluit), Penjaringan, Jakarta Utara, masih menunggu bantuan armada truk pengangkut dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) LH Kecamatan Penjaringan Fadli mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Sudin LH Jakut untuk meminta bantuan ke wilayah Penjaringan.

"Saat ini kami dari Satpel LH menunggu bantuan armada dari Sudin LH," kata dia kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (13/7/2026).

Baca juga: Sampah Menumpuk di TPS Rusun Waduk Pluit, Pengangkutan Terkendala Pembatasan Armada

Ia menjelaskan, saat ini pihak Sudin LH Jakut sedang fokus melakukan penanganan sampah di wilayah Waduk Cincing, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Setelah penanganan di lokasi itu selesai, bantuan armada akan dikerahkan ke wilayah Penjaringan.

"Saat ini mereka lagi program menangani sampah di Waduk Cincin yang sudah berlangsung sebulan lebih. Setelah itu baru dijadwalkan ke Penjaringan," ujar dia.

Baca juga: Sampah di Rusun Waduk Pluit Jakut Menggunung, Truk Pengangkut Banyak yang Rusak

Menurut dia, bantuan armada tersebut dapat membantu mempercepat penanganan penumpukan sampah di TPS Rusun Waduk Pluit.

"Kalau bantuan armada banyak, dalam dua hari bisa selesai, tapi kan armada juga butuh melayani yang lain juga," ucap Fadli.

Fadli menjelaskan, penanganan sampah di Rusun Waduk Pluit saat ini masih terkendala pembatasan armada pengangkut sampah sejak terjadinya longsor di TPST Bantargebang.

Baca juga: Sampah di Rusun Waduk Pluit Jakut Menggunung hingga Tumpah ke Jalan, Bau dan Penuh Lalat

Meski demikian, ia memastikan pengangkutan sampah, baik yang berada di dalam kontainer tertutup maupun di dalam bangunan TPS, tetap dilakukan.

"Bak kontainer dua hari sekali diangkut, intinya bak penuh kami angkut. Di dalam TPS kami angkut bergiliran sekali seminggu," tambah dia.

Sebelumnya diberitakan, sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Rumah Susun (Rusun) Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara dalam kondisi menumpuk hingga meluber ke luar area TPS.

Baca juga: Ledakan Eceng Gondok di Waduk Pluit, Permukaan Air Menghijau dalam Sekejap

Pengamatan Kompas.com di lokasi pada Senin (13/7/2026), sampah yang berada di dalam bangunan TPS terlihat sudah penuh hingga menumpuk setinggi sekitar dua meter.

Akibatnya penuhnya bangunan, sampah-sampah tersebut terlihat meluber keluar hingga menutupi jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sampah-sampah tersebut terdiri dari sisa makanan, kantong plastik, styrofoam, hingga puing kayu.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Makna dan Filosofi Elang Jawa Jadi Maskot Hari Anak Nasional 2026, Bukan Sekadar Simbol!
• 5 jam lalu
0
thumb
Mitchell Baker Bangga Banget setelah Jadi WNI: Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
• 18 jam lalu
0
thumb
Kronologi Korupsi KUR BNI Jember, Ajukan Pinjaman Fiktif Gunakan Identitas Petani
• 23 jam lalu
0
thumb
Santri Tewas di Ponpes! Tim Hotman 911 Beberkan 8 Poin Desakan, Minta Kapolres Dicopot
• 18 jam lalu
0
thumb
Semifinal Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Mau Kejar Rekor, Lamine Yamal Siap Hancurkan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.