Sistem ini menawarkan karakter berkendara layaknya mobil listrik murni, namun tetap memberikan fleksibilitas saat baterai mulai menipis karena didukung mesin bensin yang berfungsi sebagai pembangkit listrik.
Berbeda dengan mobil hybrid konvensional yang mesin bensinnya dapat langsung menggerakkan roda, pada sistem REEV seluruh roda tetap digerakkan oleh motor listrik. Mesin bensin hanya bertugas menghasilkan energi listrik untuk mengisi baterai atau menyuplai daya ke motor listrik saat kapasitas baterai berkurang.
Pada Deepal S05 REEV, Changan menggunakan mesin bensin 1.500 cc yang bekerja sebagai generator. Mesin tersebut tidak terhubung langsung dengan roda sehingga karakter akselerasi khas mobil listrik tetap dapat dipertahankan.
Motor listrik yang digunakan memiliki tenaga maksimum 160 kW dengan torsi puncak mencapai 320 Nm yang disalurkan ke roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD). Baca Juga:
Sudah Setahun, Suzuki Fronx Tembus di Pasar Domestik & Ekspor
Sumber tenaga listrik berasal dari baterai berkapasitas 27,28 kWh. Dalam penggunaan harian, baterai dapat menjadi sumber tenaga utama untuk berkendara secara listrik, sementara mesin bensin akan aktif secara otomatis ketika daya baterai mulai menurun guna menjaga pasokan energi tetap tersedia. Efisien untuk Perjalanan Jarak Jauh Selain memberikan ketenangan saat bepergian, Deepal S05 REEV juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang kompetitif. Berdasarkan pengujian yang dilakuka oleh test driver Medcom.id beserta sejumlah test driver lainnya, kendaraan ini mampu membukukan rata-rata konsumsi bahan bakar sekitar 4,0 liter per 100 kilometer, atau setara sekitar 25 km/liter. Dipadukan dengan tanki bensin sebesar 45 liter, maka Deepal S05 REEV bisa melaju sejauh 1.125 KM.
Efisiensi tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang kerap melakukan perjalanan antarkota maupun lintas provinsi tanpa harus sering berhenti untuk mengisi bahan bakar ataupun mengisi ulang baterai. Cara Kerja REEV Teknologi REEV bekerja dengan prinsip yang sederhana namun efisien. Ketika baterai memiliki daya yang cukup, Deepal S05 melaju sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Pengemudi tetap merasakan sensasi berkendara yang senyap, responsif, dan bebas emisi di knalpot selama mesin generator belum diperlukan.
Saat kapasitas baterai mencapai batas tertentu, mesin bensin akan menyala secara otomatis. Namun, mesin tersebut tidak menggerakkan roda seperti pada mobil konvensional. Fungsinya hanya menghasilkan listrik yang kemudian dialirkan ke baterai maupun langsung ke motor listrik. Baca Juga:
Industri Otomotif Indonesia Tunjukkan Pertumbuhan Positif
Karena motor listrik selalu menjadi penggerak utama roda, karakter berkendara tetap konsisten. Pengemudi tidak akan merasakan perpindahan tenaga dari mesin ke roda sebagaimana terjadi pada kendaraan hybrid biasa.
Pendekatan ini menjadi solusi praktis bagi pengguna yang ingin menikmati pengalaman berkendara mobil listrik tanpa harus terus-menerus mengkhawatirkan ketersediaan stasiun pengisian daya. Performa Tetap Bertenaga dan Handling Meyakinkan Keunggulan lain Deepal S05 REEV adalah performanya yang tetap kuat khas mobil listrik. Torsi instan sebesar 320 Nm membuat proses akselerasi terasa spontan, baik saat melaju dari posisi diam maupun ketika melakukan manuver menyalip kendaraan lain di jalan raya.
Karakter tersebut terbukti saat kendaraan digunakan melintasi rute Jakarta–Sukabumi–Bandung dengan total perjalanan lebih dari 350 kilometer. Dalam berbagai kondisi jalan, mulai dari lalu lintas perkotaan, jalan tol, jalur berkelok, hingga tanjakan menuju kawasan pegunungan, Deepal S05 REEV mampu memberikan performa yang konsisten.
Distribusi tenaga dari motor listrik terasa halus dan responsif, sementara sistem penggerak roda belakang memberikan karakter handling yang stabil. Mobil juga mampu mempertahankan traksi dengan baik saat melewati tikungan maupun perubahan kontur jalan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)






Komentar (0)