Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mengatakan penyebab truk angkut alat berat yang menyangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, karena sopirnya bermain ponsel.
"Pengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar di Jakarta, Selasa.
Sukendar menambahkan penyebab lainnya yakni sopir tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan. Beruntung dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
"Dikarenakan tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak parah," ucapnya.
Berdasarkan keterangan di lokasi, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Baca juga: Lalu lintas macet akibat truk angkut alat berat tersangkut JPO Tendean
Truk itu diketahui mengangkut alat berat dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.
Akibat insiden tersebut, struktur JPO mengalami kerusakan berat. Terlihat bagian tangga terpisah dari badan jembatan, sementara salah satu kaki penyangga terlihat terangkat akibat benturan truk bermuatan crane yang melintas di bawahnya.
Sopir truk pengangkut alat berat, Andre (28) mengungkap penyebab kendaraannya menyangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean arah Blok M, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa dini hari pukul 01.00 WIB.
"Kami dua kilometer lagi sampai. Kami fokus lihat maps (peta)," kata Andre kepada wartawan di lokasi, Selasa.
Dia mengaku tidak sedang mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Terlebih, dia mengemudikan truk bersama seorang rekannya bernama Fajar (25).
Menurut dia, kecelakaan terjadi saat dirinya dan seorang rekannya tengah berusaha menemukan lokasi tujuan menggunakan aplikasi navigasi.
Andre yang berangkat sekitar pukul 00.00 WIB mengaku baru pertama kali melintasi jalur tersebut. "Baru ini lewat sini. Belum tahu jalannya," ucapnya.
Baca juga: Alasan sopir truk angkut alat berat yang tersangkut di JPO Tendean
Baca juga: Kronologi truk pengangkut alat berat tersangkut JPO Tendean
"Pengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar di Jakarta, Selasa.
Sukendar menambahkan penyebab lainnya yakni sopir tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan. Beruntung dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
"Dikarenakan tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak parah," ucapnya.
Berdasarkan keterangan di lokasi, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Baca juga: Lalu lintas macet akibat truk angkut alat berat tersangkut JPO Tendean
Truk itu diketahui mengangkut alat berat dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.
Akibat insiden tersebut, struktur JPO mengalami kerusakan berat. Terlihat bagian tangga terpisah dari badan jembatan, sementara salah satu kaki penyangga terlihat terangkat akibat benturan truk bermuatan crane yang melintas di bawahnya.
Sopir truk pengangkut alat berat, Andre (28) mengungkap penyebab kendaraannya menyangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean arah Blok M, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa dini hari pukul 01.00 WIB.
"Kami dua kilometer lagi sampai. Kami fokus lihat maps (peta)," kata Andre kepada wartawan di lokasi, Selasa.
Dia mengaku tidak sedang mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Terlebih, dia mengemudikan truk bersama seorang rekannya bernama Fajar (25).
Menurut dia, kecelakaan terjadi saat dirinya dan seorang rekannya tengah berusaha menemukan lokasi tujuan menggunakan aplikasi navigasi.
Andre yang berangkat sekitar pukul 00.00 WIB mengaku baru pertama kali melintasi jalur tersebut. "Baru ini lewat sini. Belum tahu jalannya," ucapnya.
Baca juga: Alasan sopir truk angkut alat berat yang tersangkut di JPO Tendean
Baca juga: Kronologi truk pengangkut alat berat tersangkut JPO Tendean






Komentar (0)