Mendikdasmen Minta Anak Pelaku Teror Bom SD di Jaksel Dijaga, Jangan Jadi Korban Bully

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan anak tersangka dari pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan harus dijaga.

Adapun dari informasi yang diperoleh, anak pelaku teror bom tersebut merupakan murid di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.

BACA JUGA: Pengakuan Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi

Mu'ti khawatir sang anak mengalami trauma dan mendapatkan perundungan di sekolah.

"Saya minta ini supaya anak dijaga betul," ujar Muti di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta, Selasa (14/7).

BACA JUGA: Densus 88: Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Belum Penuhi Unsur Terorisme

Abdul Mu'ti juga mengimbau kepada para orang tua murid dan siswa untuk tidak memberikan informasi yang berkaitan dengan tindakan tersangka kepada si anak.

"Saya menyampaikan supaya tidak ada satu pun untuk menginformasikan ini (soal teror bom) kepada anaknya," tegas dia.

Mu'ti juga memantau dan berdialog langsung jalannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD tersebut. 

"Mereka sudah semangat untuk kembali belajar. Anak-anak gembira tidak ada ketakutanan sama sekali ini sesuai dengan kebijakan MPLS yang ramah," ungkap dia.

Diketahui, polisi berhasil menangkap pria berinisial MY (34) sebagai pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto mengatakan terduga pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan.

"Saat ini, masih dalam pendalaman dari penyidik terkait tentang motif tujuan dari yang bersangkutan," kata Budi.

Budi membeberkan terduga pelaku adalah warga sekitar lokasi di SDN tersebut. 

Karena itu, polisi masih melakukan pemeriksaan guna mengetahui motif pelaku melakukan teror bom.

Diketahui, aksi teror tersebut berdampak pada aktivitas pendidikan diliburkan per hari ini. Kejadian bermula saat para siswa SD sedang melakukan upacara bendera.

Pelaku kemudian mengirimkan ancaman bom lewat WhatsApps yang ditujukan ke seorang guru dan petugas tata usaha SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.(era/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mitchell Baker Datang, 1 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Pamit Jelang Piala AFF 2026: Saya Harus Meninggalkan Tim
• 4 jam lalu
0
thumb
Nelayan Minta Harga Khusus BBM Nonsubsidi, Airlangga Lapor ke Prabowo
• 23 jam lalu
0
thumb
Ingin Jadi Profesor hingga Bidan, Mimpi Besar Anak-anak Penghuni Yayasan HIV di Jakbar
• 20 jam lalu
0
thumb
Ini Skenario Kejagung Terkait Kasus Eks Jampidsus Febri Adriansyah
• 12 jam lalu
0
thumb
Lionel Messi Akhirnya Hadapi Timnas Inggris untuk Pertama Kalinya di Semifinal Piala Dunia 2026
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.