Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Kepala SPPG Bandung Pameungpeuk Rancamulya 2 ditemukan meninggal dunia di area parkir lantai 12 The Kings Shopping Centre, Jalan Kepatihan, Kelurahan Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, pada Minggu (12/7/2026).

TRIGGER WARNING:
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pria itu ditemukan tewas sekitar pukul 06.30 WIB. Di lokasi kejadian ditemukan sepucuk surat berisi permintaan maaf hingga kemungkinan penyebab dirinya bunuh diri.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang teknisi hidran The Kings Shopping Centre saat melakukan pengecekan rutin di area parkir gedung. 

Ilustrasi jenazah.
Sumber :
  • pixabay

Mengetahui adanya seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa, saksi segera melaporkan temuannya kepada petugas keamanan yang sedang bertugas.

Dua petugas keamanan kemudian bersama saksi mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi awal sebelum peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Regol.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Sofyan Fathurohman (26), warga Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Korban juga diketahui menjabat sebagai Kepala SPPG Bandung Pameungpeuk Rancamulya 2," kata Kapolsek Regol Kompol Megawati Triyani, pada Senin (13/7/2026).

Petugas kepolisian dari Polsek Regol yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian korban.

"Saksi Yayat menerangkan, sekitar pukul 06.30 WIB dirinya melihat seorang pria dalam keadaan tidak bernyawa di area parkir lantai 12. Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada petugas keamanan yang berjaga sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian," katanya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban sebagai barang bukti. Di antaranya sebuah telepon genggam, sandal, kartu tanda penduduk (KTP), serta sepucuk surat tulisan tangan yang berisi permohonan maaf kepada keluarga.

"Jadi ada barang yang diamankan, handphone, sandal, KTP dan satu surat tulis tangan permohonan maaf kepada pihak keluarga," ujarnya.

Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AS Serang Iran Lagi, Rentetan Ledakan Terdengar di Bandar Abbas hingga Qeshm
• 3 jam lalu
0
thumb
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Pimpin Sertijab, 4 Kapolres Resmi Berganti
• 7 jam lalu
0
thumb
Kejagung Benarkan Soal Surat Intruksi Stop Pengumpulan Data Program MBG, Apa Alasanya?
• 10 jam lalu
0
thumb
Tanpa Perampasan Aset, Koruptor Terus Tertawa
• 3 jam lalu
0
thumb
1.726 Mdpl dan Sebuah Pelajaran tentang Keberanian
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.