Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Mahasiswa KKN Unhas Dorong Penataan Data di Kelurahan Leang-Leang

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAROS – Keterbukaan informasi publik menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang akuntabel dan partisipatif, terutama di tingkat pemerintahan desa dan kelurahan yang paling dekat dengan masyarakat. Namun, tantangan besar masih muncul dalam penataan data, dokumentasi terintegrasi, dan literasi masyarakat mengenai hak atas informasi. Dalam upaya mengatasi hal ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar seminar dan program kerja di Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, pada Senin, 13 Juli 2026.

Seminar yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Seksi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Bantimurung Hermawan, Lurah Leang-Leang Syaharuddin, Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Unhas Ishaq Rahman, aparat kelurahan, Babinsa, RT, RW, dan perwakilan masyarakat ini, menjadi wadah strategis untuk membahas keterbukaan informasi publik secara komprehensif.

Admiral Zuhdi, Koordinator Kelurahan KKN Unhas, menegaskan bahwa program kerja mahasiswa disusun berdasarkan hasil observasi lapangan yang menyesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat setempat.

“Pendekatan ini penting karena solusi terhadap persoalan keterbukaan informasi tidak dapat dibangun secara seragam, melainkan harus menyesuaikan kondisi setiap wilayah,” katanya.

Implementasi keterbukaan informasi masih menghadapi kendala serius, seperti penataan data yang belum optimal, dokumentasi yang belum terintegrasi, terbatasnya akses media publikasi, serta rendahnya literasi masyarakat mengenai hak memperoleh informasi. Pelayanan publik di kelurahan sering kali bergantung pada pengetahuan individu aparatur tanpa didukung sistem informasi yang terdokumentasi dengan baik.

Ishaq Rahman, Dosen Pendamping KKN Unhas, menjelaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan kewajiban seluruh badan publik mulai dari pusat hingga desa dan kelurahan. Kehadiran mahasiswa KKN merupakan kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas pemerintah daerah menghadapi tantangan ini.

“Mahasiswa dapat berpartisipasi dalam membantu penataan data, dokumentasi informasi publik, pengembangan media komunikasi, serta edukasi kepada masyarakat mengenai hak atas informasi,” jelasnya.

Lurah Leang-Leang, Syaharuddin, mengakui pentingnya penataan data sebagai langkah awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan. Ia menambahkan bahwa pembaruan data demografi terakhir dilakukan beberapa tahun lalu, sehingga perlu pembaharuan segera.

Hermawan yang mewakili Camat Bantimurung turut berharap mahasiswa KKN dapat membantu memperkuat kesiapan data sekaligus belajar bersama masyarakat selama menjalankan pengabdian.

“Kami sebagai pemerintah di Kecamatan Bantimurung sangat mendukung program ini dan berharap ada manfaat yang dapat kita rasakan bersama, baik oleh mahasiswa KKN, aparat kelurahan, maupun masyarakat,” pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PLN Kawal Pasokan Listrik Jakarta Fair Kemayoran 2026, Raup 6,1 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp8,2 Triliun
• 3 jam lalu
0
thumb
Peringatan Dini BMKG Besok 14-15 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
• 17 jam lalu
0
thumb
Saat Emosi Ambil Alih Kemudi, Pelajaran Kasus Mini Cooper dan Angkot Bekasi
• 6 jam lalu
0
thumb
Buat yang Pegang Dolar, SdanP Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$
• 18 jam lalu
0
thumb
Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.