Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Indonesia Dudy Purwagandhi mengatakan Arab Saudi menyatakan minat menjajaki peluang investasi di sektor transportasi, sebagaimana disampaikan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser saat pertemuan di Kementerian Perhubungan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menhub Dudy dalam sesi wawancara bersama media di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, Senin malam.
“Tadi dibicarakan khususnya berkaitan dengan transportasi udara dan juga transportasi laut termasuk beberapa rencana atau keinginan Saudi untuk melakukan investasi di bidang transportasi kelautan,” katanya.
Menhub Dudy menjelaskan Menteri Saleh mengunjungi kantornya pada Senin siang untuk membahas penguatan kerja sama transportasi antara Indonesia dan Arab Saudi. Menurutnya, pembahasan yang mencakup sektor transportasi udara dan laut tersebut berlangsung secara produktif.
“Ini sebuah langkah yang sangat baik dan kami sangat terbuka terhadap investasi yang ingin dilakukan oleh pemerintah Saudi maupun perusahaan-perusahaan Saudi,” ucap Menhub Dudy.
Selain itu, kedua menteri juga membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
“Pada intinya bahwa kita ingin supaya pelayanan haji dapat dilakukan dengan baik dan juga kita ingin bisa melakukan efisiensi terhadap biaya-biaya perjalanan haji yang kita bicarakan dengan pemerintah Saudi,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Saleh menjelaskan bahwa pada kunjungannya ke Indonesia kali ini menjadi momentum untuk membahas penguatan kerja sama di bidang transportasi dan layanan logistik antara kedua negara.
Ia menilai terdapat peluang besar untuk meningkatkan kolaborasi di sektor transportasi udara, transportasi laut, dan perkeretaapian, termasuk kerja sama antarpelaku usaha.
Menteri Saleh juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Menteri Dudy membahas sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor transportasi yang proses penyelesaiannya akan dilanjutkan pada periode mendatang.
Pertemuan tersebut juga membahas peluang investasi di sektor maritim, pertukaran pengalaman dan keahlian di bidang perkeretaapian, serta penambahan frekuensi penerbangan antar kedua negara melalui maskapai Arab Saudi.
“Kami telah membahas sejumlah nota kesepahaman (MoU), baik di bidang transportasi laut, perkeretaapian, transportasi udara, maupun bidang kerja sama lainnya. Proses penyelesaiannya akan dilanjutkan pada periode mendatang agar kedua belah pihak dapat segera menandatanganinya,” kata dia.
Baca juga: Danantara dan perusahaan Arab Saudi kerja sama investasi Rp162 triliun
Baca juga: Indonesia-Arab Saudi sepakati investasi Rp437 triliun
Baca juga: Saudi paparkan investasi energi senilai Rp9,9 triliun dengan Indonesia
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menhub Dudy dalam sesi wawancara bersama media di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, Senin malam.
“Tadi dibicarakan khususnya berkaitan dengan transportasi udara dan juga transportasi laut termasuk beberapa rencana atau keinginan Saudi untuk melakukan investasi di bidang transportasi kelautan,” katanya.
Menhub Dudy menjelaskan Menteri Saleh mengunjungi kantornya pada Senin siang untuk membahas penguatan kerja sama transportasi antara Indonesia dan Arab Saudi. Menurutnya, pembahasan yang mencakup sektor transportasi udara dan laut tersebut berlangsung secara produktif.
“Ini sebuah langkah yang sangat baik dan kami sangat terbuka terhadap investasi yang ingin dilakukan oleh pemerintah Saudi maupun perusahaan-perusahaan Saudi,” ucap Menhub Dudy.
Selain itu, kedua menteri juga membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
“Pada intinya bahwa kita ingin supaya pelayanan haji dapat dilakukan dengan baik dan juga kita ingin bisa melakukan efisiensi terhadap biaya-biaya perjalanan haji yang kita bicarakan dengan pemerintah Saudi,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Saleh menjelaskan bahwa pada kunjungannya ke Indonesia kali ini menjadi momentum untuk membahas penguatan kerja sama di bidang transportasi dan layanan logistik antara kedua negara.
Ia menilai terdapat peluang besar untuk meningkatkan kolaborasi di sektor transportasi udara, transportasi laut, dan perkeretaapian, termasuk kerja sama antarpelaku usaha.
Menteri Saleh juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Menteri Dudy membahas sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor transportasi yang proses penyelesaiannya akan dilanjutkan pada periode mendatang.
Pertemuan tersebut juga membahas peluang investasi di sektor maritim, pertukaran pengalaman dan keahlian di bidang perkeretaapian, serta penambahan frekuensi penerbangan antar kedua negara melalui maskapai Arab Saudi.
“Kami telah membahas sejumlah nota kesepahaman (MoU), baik di bidang transportasi laut, perkeretaapian, transportasi udara, maupun bidang kerja sama lainnya. Proses penyelesaiannya akan dilanjutkan pada periode mendatang agar kedua belah pihak dapat segera menandatanganinya,” kata dia.
Baca juga: Danantara dan perusahaan Arab Saudi kerja sama investasi Rp162 triliun
Baca juga: Indonesia-Arab Saudi sepakati investasi Rp437 triliun
Baca juga: Saudi paparkan investasi energi senilai Rp9,9 triliun dengan Indonesia






Komentar (0)