JAKARTA, DISWAY.ID -- Ai Juariah, pekerja migran indonesia (PMI) berusia 48 tahun asal Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akhirnya tiba di Tanah Air. Usai sebelumnya viral di sosial media meminta pertolongan dari Libya.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin akhirnya buka suara. Ia bilang, proses pemulangan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dan koordinasi antara Kementerian Luar Negeri hingga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tripoli.
Mukhtarudin mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri. khususnya KBRI Tripoli, atas koordinasi yang intensif.
BACA JUGA:Berangkatkan PMI Tanpa BPJS dan OPP, PT Putra Pertiwi Jayalestari Kena Sanksi Kementerian P2MI
Serta langkah-langkah pelindungan yang dilakukan hingga Ai Juariah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat pada Minggu 12 Juli 2026.
"Di tengah situasi keamanan dan tantangan operasional di Libya, koordinasi yang solid menjadi kunci sehingga proses pelindungan dan pemulangan dapat berjalan dengan baik," ujar Menteri Mukhtarudin, Senin, 13 Juli 2026.
Kasus Ai Juariah sebelumnya menyita perhatian publik setelah video dirinya meminta pertolongan dari Libya beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, perempuan berusia 48 tahun asal Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, itu tampak mengalami luka di wajah dan memohon bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar dapat dipulangkan ke Indonesia.
BACA JUGA:Lepas 133 PMI ke Korsel, Pemerintah Ingatkan Bahaya Kabur dari Tempat Kerja
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ai Juariah diduga berangkat ke Libya melalui jalur nonprosedural.
Kondisi tersebut membuatnya berada dalam situasi rentan ketika menghadapi berbagai persoalan selama bekerja di negara tujuan.
Menindaklanjuti kasus tersebut, Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Tripoli melakukan langkah-langkah pelindungan dan koordinasi dengan Kementerian P2MI serta instansi terkait hingga proses pemulangan akhirnya dapat terlaksana.
BACA JUGA:Lepas 133 PMI ke Korsel, Pemerintah Ingatkan Bahaya Kabur dari Tempat Kerja
Setelah tiba di Indonesia, Ai Juariah langsung mendapat pendampingan dari Kementerian P2MI melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat.
Ia kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Cianjur untuk menjalani proses pemulihan bersama keluarga.
- 1
- 2
- 3
- »






Komentar (0)