JAKARTA, KOMPAS.com - Fraksi Nasdem DPR RI menggandeng Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan keluarga Friedrich Silaban untuk memulai rangkaian pengusulan arsitek Masjid Istiqlal itu sebagai Pahlawan Nasional.
Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPR Martin Manurung mengatakan, langkah tersebut diawali melalui diskusi yang digelar bersama keluarga Friedrich Silaban dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
"Jadi, hadir bersama kita seluruh keluarga besar Silaban. Di sini ada putra dari Pak Friedrich Silaban, yaitu Pak Panogu Silaban. Juga dari jajaran pemerintahan daerah di Kabupaten Tapanuli Utara. Kami brainstorming, menyatukan visi bagaimana kita bekerja sama untuk memulai rangkaian pengusulan Bapak Friedrich Silaban menjadi Pahlawan Nasional," ujar Martin Gedung DPR RI, Senin (13/7/2026).
Baca juga: Sosok Friedrich Silaban, Anak Pendeta Perancang Masjid Istiqlal
Menurut Martin, Friedrich Silaban telah meninggalkan jejak penting dalam sejarah Indonesia melalui sejumlah karya arsitektur monumental, mulai dari Masjid Istiqlal, Monumen Nasional (Monas), Gelora Bung Karno, hingga Gedung Bank Indonesia.
Martin menilai, karya-karya Friedrich Silaban bukan sekadar bangunan fisik, melainkan juga wujud gagasan para pendiri bangsa tentang membangun dan memajukan Indonesia.
"Ini menurut Fraksi NasDem bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga ide dari keindonesiaan yang dicetuskan oleh para pendiri bangsa itu, diwujudkan oleh almarhum Bapak Friedrich Silaban dalam desain-desain bangunannya," kata Martin.
Baca juga: Friedrich Silaban, Anak Kesayangan Bung Karno Perancang Masjid Istiqlal
Dia pun mengeklaim pengusulan tersebut juga telah mendapat dukungan dari pengelola Masjid Istiqlal.
Selanjutnya, Fraksi Nasdem akan menghimpun seluruh dokumen yang dibutuhkan agar memenuhi persyaratan pengusulan.
"Jadi, kita akan mulai dan kita akan sungguh-sungguh menghimpun seluruh bahan-bahan dengan cermat agar memenuhi seluruh persyaratan pengusulan Pak Friedrich Silaban sebagai Pahlawan Nasional," ujar dia.
Martin mengatakan, Fraksi Nasdem telah mengumpulkan sejumlah referensi sebagai bahan pengusulan.
Baca juga: Kisah Friedrich Silaban: Pergolakan Batin Arsitek Masjid Istiqlal dan Kedekatannya dengan Soekarno
Dokumen tersebut diperoleh dari berbagai jurnal, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), serta pemerintah daerah.
"Berkas-berkas yang sudah kita dapat, baik itu dari berbagai jurnal, juga dibantu oleh Ikatan Arsitek Indonesia. Lalu, tadi juga dari pemerintah di kabupaten, baik itu Tapanuli Utara maupun Humbang Hasundutan, juga sudah memberikan kepada kami referensi-referensi," kata Martin.
Martin menekankan, Fraksi Nasdem ingin proses pengusulan tersebut dapat segera diwujudkan.
Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial, Kementerian Kebudayaan, serta pemerintah daerah sebelum usulan disampaikan kepada Presiden.
Baca juga: Sutan Takdir Alisjahbana, Tokoh Bahasa Indonesia yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Sementara itu putra Friedrich Silaban, Panogu Silaban, menyambut baik inisiatif Fraksi Nasdem yang memperjuangkan ayahnya agar bisa menjadi Pahlawan Nasional.
"Ya, tentu dengan penuh keharuan dan terima kasih, dan ucapan syukur juga ya. Kami menyambut apa yang sudah diperjuangkan oleh Partai NasDem ini," kata Panogu.
Dia mengatakan, upaya tersebut menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan bagi keluarga besar Friedrich Silaban.
"Itu saya sangat berterima kasih sekali dan merupakan kebanggaan bagi kami keluarga, dan juga suatu kehormatan untuk ayah saya. Demikian, terima kasih. Semoga itu wujud," kata Panogu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)