Pantau - Yujin Butiop, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Papua Selatan pimpinan Marius Murib, menyatakan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan membawa satu pucuk senjata api laras panjang rakitan serta menyerahkan bendera Bintang Kejora setelah menjalani pendekatan yang dilakukan prajurit TNI.
Letkol Inf Wirya Artadiguna selaku Kepala Penerangan Satgas Koops TNI Habema mengungkapkan, "Yujin Butiop dilaporkan telah menyatakan diri kembali ke NKRI dengan membawa satu pucuk senpi rakitan."
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026, setelah prajurit Satgas Yonif 403/WP yang bertugas di Pos TNI Rawa Busstop, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, melakukan pendekatan kepada Yujin Butiop.
Kampung Rawa Busstop, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, merupakan salah satu wilayah di Tanah Papua yang berada di perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini (PNG).
Pendekatan Kemanusiaan Membuka Ruang DialogLetkol Inf Wirya Artadiguna menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan prajurit TNI mengedepankan aspek kemanusiaan melalui pembukaan ruang dialog dan pembangunan kepercayaan.
Ia mengungkapkan, "Melalui pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan dengan membuka ruang dialog, membangun kepercayaan, maka Yujin Butiop, yang sebelumnya adalah anggota KKB pimpinan Marius Murib menyatakan kembali ke NKRI."
Letkol Inf Wirya Artadiguna juga menyampaikan bahwa pimpinan KKB Papua Selatan, Marius Murib, saat ini menetap di Kampung Kuem, Papua Nugini.
Harapan untuk Masa Depan Anak-anakTerungkap bahwa Yujin Butiop memiliki empat orang anak yang diharapkannya dapat memperoleh pendidikan yang baik.
Yujin Butiop secara khusus menginginkan anak keduanya dapat mengenyam pendidikan dengan fasilitas yang lebih memadai.
Letkol Inf Wirya Artadiguna mengatakan, "Yujin ingin anaknya terutama yang nomor dua dapat bersekolah dengan fasilitas yang lebih baik."





Komentar (0)