Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memulihkan sistem interkoneksi Kalimantan sehingga beban pasokan listrik kepada pelanggan kembali beroperasi normal setelah proses perbaikan unit pembangkit yang sebelumnya terganggu selesai dilakukan.
Pemulihan tersebut mengakhiri kebijakan pengaturan beban yang sebelumnya diterapkan secara terbatas sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan selama proses penanganan gangguan berlangsung.
General Manager PT PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono di Banjarbaru, Senin, mengatakan kondisi sistem kelistrikan terus membaik sesuai tahapan pemulihan yang telah direncanakan.
"Alhamdulillah dengan membaiknya kondisi sistem, pengaturan beban yang sebelumnya diberlakukan secara terbatas telah dihentikan dan sistem kelistrikan kembali beroperasi secara normal," ujarnya.
Menurut Iwan, pemulihan sistem menjadi langkah penting untuk memastikan aktivitas masyarakat dan dunia usaha kembali didukung pasokan listrik yang stabil, sekaligus memperkuat keandalan jaringan interkoneksi di Kalimantan.
Meski sistem telah kembali normal, PLN tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap seluruh unit pembangkit yang sebelumnya mengalami gangguan agar keandalan pasokan listrik tetap terjaga dalam berbagai kondisi.
Selain itu, dia menegaskan pengawasan tersebut dibarengi optimalisasi operasional pembangkit sebagai bagian dari upaya memperkuat Sistem Interkoneksi Kalimantan.
"Kami melakukan pemantauan dan optimalisasi unit pembangkit agar kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga," kata Iwan.
PLN juga mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan kelistrikan di lokasi masing-masing untuk segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile sehingga petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.
Selain memastikan pemulihan sistem, PLN menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penanganan gangguan hingga kondisi kelistrikan kembali normal.
"Kami mengapresiasi dan terima kasih atas pengertian, dukungan, serta kerja sama seluruh pelanggan, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, media massa, dan masyarakat selama proses pemulihan sistem berlangsung," ujar Iwan.
Ke depan, PLN berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan listrik melalui penguatan sistem, optimalisasi operasional, serta peningkatan kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memengaruhi layanan kepada pelanggan.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan dunia usaha di seluruh wilayah Kalimantan.
Baca juga: PLN Kalselteng perkuat kompetensi calon tenaga kerja kelistrikan
Baca juga: PLN-ANTARA Kalteng perkuat kolaborasi penyebaran informasi kelistrikan
Pemulihan tersebut mengakhiri kebijakan pengaturan beban yang sebelumnya diterapkan secara terbatas sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan selama proses penanganan gangguan berlangsung.
General Manager PT PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono di Banjarbaru, Senin, mengatakan kondisi sistem kelistrikan terus membaik sesuai tahapan pemulihan yang telah direncanakan.
"Alhamdulillah dengan membaiknya kondisi sistem, pengaturan beban yang sebelumnya diberlakukan secara terbatas telah dihentikan dan sistem kelistrikan kembali beroperasi secara normal," ujarnya.
Menurut Iwan, pemulihan sistem menjadi langkah penting untuk memastikan aktivitas masyarakat dan dunia usaha kembali didukung pasokan listrik yang stabil, sekaligus memperkuat keandalan jaringan interkoneksi di Kalimantan.
Meski sistem telah kembali normal, PLN tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap seluruh unit pembangkit yang sebelumnya mengalami gangguan agar keandalan pasokan listrik tetap terjaga dalam berbagai kondisi.
Selain itu, dia menegaskan pengawasan tersebut dibarengi optimalisasi operasional pembangkit sebagai bagian dari upaya memperkuat Sistem Interkoneksi Kalimantan.
"Kami melakukan pemantauan dan optimalisasi unit pembangkit agar kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga," kata Iwan.
PLN juga mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan kelistrikan di lokasi masing-masing untuk segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile sehingga petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.
Selain memastikan pemulihan sistem, PLN menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penanganan gangguan hingga kondisi kelistrikan kembali normal.
"Kami mengapresiasi dan terima kasih atas pengertian, dukungan, serta kerja sama seluruh pelanggan, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, media massa, dan masyarakat selama proses pemulihan sistem berlangsung," ujar Iwan.
Ke depan, PLN berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan listrik melalui penguatan sistem, optimalisasi operasional, serta peningkatan kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memengaruhi layanan kepada pelanggan.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan dunia usaha di seluruh wilayah Kalimantan.
Baca juga: PLN Kalselteng perkuat kompetensi calon tenaga kerja kelistrikan
Baca juga: PLN-ANTARA Kalteng perkuat kolaborasi penyebaran informasi kelistrikan






Komentar (0)