JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi melakukan penyisiran di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (13/7/2026), menyusul adanya teror ancaman bom.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menyampaikan, penyisiran dilakukan anggota kepolisian sekitar empat jam, dan hasilnya, tidak ditemukan barang-barang mencurigakan di area sekolah dasar tersebut.
"Untuk sementara ini setelah disisir beberapa jam, lebih kurang tadi empat jam, tidak ada ditemukan barang-barang mencurigakan," ujarnya di Jakarta, Senin.
Lebih lanjut, Nurma pun memastikan saat ini situasi dan kondisi sekolah tersebut telah aman.
"Dinyatakan aman, dari gegana," jelasnya, sebagaimana dilaporkan jurnalis KompasTV, Bongga Wangga.
Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SD Jakarta Selatan, Ancam Guru dan TU via WhatsApp
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan, saat ini pihak terkait tengah melakukan rapat koordinasi mengenai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada esok hari, usai situasi dinyatakan aman.
"Untuk sementara ini dari Kasudin, kemudian dari Wali Kota ini lagi koordinasi untuk besok, apakah setelah dinyatakan aman untuk bisa masuk sekolah untuk adik-adik," jelas Nurma.
Diberitakan sebelumnya, teror ancaman bom terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (13/7/2026).
Menurut guru kelas V SDN Srengseng Sawah 15, Subekhi, teror bom tersebut diterima pihak sekolah ketika guru dan staf tata usaha (TU) menerima pesan berupa ancaman lewat aplikasi Whatsapp.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- teror bom
- sdn srengseng sawah 15
- jaksel
- teror ancaman bom
- teror bom di sdn
- teror bom di sekolah






Komentar (0)