Polisi Tangkap Peneror Bom SDN Srengseng Sawah, Rumah Pelaku di Sekitar Sekolah

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Polisi menangkap satu orang yang diduga melakukan teror di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan saat ini pelaku sudah dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan.

"Pelaku satu orang inisial MY beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah itu sudah diamankan. Saat ini berada di Polres Jakarta Selatan," kata Budi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Terkait motif dan tujuan pelaku melakukan aksi teror, Budi menyampaikan saat ini polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Masih dalam pendalaman penyidik terkait tentang motif, tujuan dari yang bersangkutan," ujarnya.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak karena kita ingin kegiatan pendidikan, dunia pendidikan ini dalam kondisi yang nyaman. Dan ini akhirnya dengan adanya teror ini sekolah dipulangkan, para siswa dipulangkan. Kita akan menuju putra putri yang cerdik dan pandai sehingga dalam dunia pendidikan benar-benar harus kita jaga," tambahnya.

Sebelumnya guru dan staf tata usaha sekolah SDN Srengseng Sawah 15 menerima pesan WhatsApp berisi ancaman bahwa sekolah akan diledakkan dalam hitungan menit.

Berdasarkan foto tangkapan layar yang diterima, Senin (13/7), pelaku mengirim beberapa pesan bernada ancaman. Salah satunya berbunyi:

SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK…!!!

Pesan serupa kembali dikirim dengan isi:

SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK …!!!

Pelaku juga mengirim ancaman lanjutan yang menyebut akan memantau situasi dari sekitar lokasi sekolah.

Pelaku juga memperingatkan agar pihak sekolah tidak melapor kepada kepolisian.

JANGAN COBA COBA ANDA LAPOR POLICE SAYA TAHU DISANA ADA PAK RT UNTUK APA.

Ancaman tersebut membuat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama dihentikan sementara. Seluruh siswa dipulangkan dari sekolah sebagai langkah antisipasi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Respons Yuvita dapat Bantuan Rp200 Juta dari Hotman Paris, Korban pada Kasus Dugaan Penyekapan di Bandung
• 7 jam lalu
0
thumb
Kementerian PU Akan Bangun Jalan di Banda Neira Sepanjang 12,65 Km 
• 20 jam lalu
0
thumb
Dokter Paru Ingatkan Bahaya Vape, Ini Deretan Kondisi Medis yang Dapat Diderita Penggunanya
• 4 jam lalu
0
thumb
Menkop Ungkap Koperasi Mulai Bangun Pabrik CPO di Sumsel
• 22 jam lalu
0
thumb
Seri NATARIGA Panasonic Raih Red Dot Design Award 2026 Berkat Desain Minimalis dan Ramah Lingkungan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.