jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan sudah kembali beraktivitas, setelah dilarikan ke rumah sakit karena kesehatan yang menurun.
Agenda pertamanya pasca-keluar dari rumah sakit adalah meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 43 Kota Bandung, Senin (13/7/2026).
BACA JUGA: Kepala SPPG Tewas Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
Berdasarkan pemeriksaan dokter, orang nomor satu di Kota Bandung itu menderita sakit vertigo dan maag.
"Alhamdulillah, kemarin itu rupanya kondisi saya memang kurang sehat. Setelah pemeriksaan laboratorium, ada infeksi pencernaan yang memicu maag, dan maag-nya itu yang memicu vertigo, makanya sampai digotong," kata Farhan ditemui di sela-sela meninjau MPLS.
BACA JUGA: Mengeluh Sakit di Balai Kota, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit
Penyakit vertigo yang timbul membuat dirinya tidak bisa berbuat apa-apa. Farhan mengaku, bola matanya terasa berputar-putar sehingga terpaksa digotong ke rumah sakit.
"Dua hari saya istirahat total pas weekend, cuma boleh nonton bola. Sayang Norwegia kalah ya," ucap dia berkelakar.
BACA JUGA: Pemkab Bandung Pastikan Stadion Si Jalak Harupat Siap Sambut Piala Presiden 2026
Menurutnya, saat ini kondisi kesehatannya pun sudah jauh membaik.
Dia menambahkan, pada momen MPLS terdapat 51 hingga 52 ribu siswa yang masuk ke Sekolah Dasar dan SMP negeri maupun swasta.
Rinciannya, terdiri dari 22 ribu siswa baru ke SD negeri, 19 ribu SMP negeri, dan 10 ribu yang masuk ke sekolah swasta.
"Alhamdulillah hari ini tidak ada satu pun anak-anak di Kota Bandung yang tidak mendapatkan kursi di sekolah masing-masing," tuturnya.
Farhan pun memastikan pelaksanaan MPLS berjalan lancar dan tidak boleh ada perpeloncoan.(mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina





Komentar (0)