BEIJING, KOMPAS.TV - Angin Topan Bavi yang melanda China nyaris membuat dua juta orang yang berada di area terdampak badai harus dievakuasi.
Topan Bavi yang membentang sepanjang 1.000km pada titik terlebarnya, pertama kali mendarat di kota pesisir Taizhou Sabtu (11/7/2026) malam waktu setempat. Topan itu kemudian muncul lagi di Wenzhou pada tengah malam.
Baca Juga: Iran Serang Komando Drone AS di Bahrain dan 2 Basis Militer Kuwait, Disebut Operasi Mata Ganti Mata
Angin topan tersebut sebelumnya menghantam rangkaian pulau-pulau terpencil di Jepang.
Di Filipina, tanah longsor yang dipicu oleh fenomena alam tersebut telah menewaskan setidaknya 17 orang.
Dikutip dari BBC, pada Minggu (12/7/2026) pagi, pusat topan telah mencapai Hangzhou, Provinsi Zhejiang.
Ramalan cuaca menyebutkan topan itu akan bergerak ke Anhui di bagian timur China pada Senin (13/7/2026), dan ke Laut Kuning bagian utara Semenanjung Shandong, Selasa (14/7/2026).
Media pemerintah mengungkapkan lebih dari 1,7 juta orang dievakuasi di Zhejiang, dan ribuan lainnya di provinsi-provinsi tetangga.
Di Zhejiang, sekolah, pekerjaan, dan kegiatan luar ruangan telah ditangguhkan. Sedangkan, 400 penerbangan dan pulihan layanan kereta api telah dibatalkan.
Kota Wenzhou, yang dihuni sekitar 10 juta orang, berada dekat dengan jalur badai, dengan pihak berwenang mengevakuasi ratusan ribu penduduk.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : BBC
- topan bavi
- china
- nyaris 2 juta orang
- dievakuasi






Komentar (0)