Moskow: Rusia dan Ukraina saling menuduh melancarkan serangan udara sepanjang Minggu malam yang menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 16 lainnya.
Di Rusia, tiga orang dilaporkan tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka akibat serangan drone Ukraina di wilayah Moskow.
Dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 13 Juli 2026, Gubernur Wilayah Moskow Andrey Vorobyov mengatakan serangan tersebut menjadi salah satu yang terbesar yang pernah menyasar kawasan sekitar ibu kota Rusia dalam beberapa bulan terakhir.
Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin menyebut lebih dari 350 drone Ukraina menyerang wilayah Moskow dalam semalam, meskipun sebagian besar berhasil dicegat sebelum mencapai pusat kota.
Di wilayah Belgorod, satu orang dilaporkan tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan Ukraina, menurut pusat operasional regional setempat.
Sementara itu, sebuah drone juga menghantam kawasan industri di desa Vyazniki, wilayah Stavropol, yang memicu kebakaran.
Gubernur Stavropol, Vladimir Vladimirov, mengatakan insiden tersebut menyebabkan kebakaran di area industri, sementara sejumlah saluran Telegram Rusia melaporkan bahwa api terjadi di sebuah depot minyak yang berada di dekat jalur kereta api.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan 342 drone Ukraina di berbagai wilayah Rusia, termasuk Krimea yang dianeksasi Moskow serta kawasan Laut Azov dan Laut Hitam. Perang Rusia-Ukraina Militer Rusia juga mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap infrastruktur pelabuhan di Chornomorsk, wilayah Odesa, Ukraina.
Di pihak Ukraina, otoritas setempat melaporkan tiga orang terluka setelah serangan Rusia menghantam area parkir kendaraan di wilayah Odesa.
Serangan Rusia lainnya juga melukai enam orang serta merusak sejumlah bangunan tempat tinggal di wilayah Zaporizhzhia.
Gubernur Zaporizhzhia, Ivan Fedorov, mengatakan tim darurat masih melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.
Sementara itu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak jatuh 123 drone Rusia yang menyerang wilayah utara, selatan, dan timur negara itu.
Hingga kini, klaim dari kedua belah pihak belum dapat diverifikasi secara independen karena perang yang masih berlangsung.
Perang Rusia-Ukraina yang telah memasuki tahun kelima terus ditandai dengan meningkatnya penggunaan drone jarak jauh untuk menyerang infrastruktur energi, fasilitas militer, serta kawasan perkotaan di kedua negara.
Baca juga: Moldova Sebut Drone Jatuh di Wilayahnya saat Serangan Rusia ke Ukraina





Komentar (0)