Grid.ID- Kronologi pasutri lansia ditemukan tewas dengan posisi berpelukan dalam rumah yang terbakar. Insiden ini diketahui terjadi di wilayah Lampung Selatan.
Pasangan suami Istri lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam kebakaran rumah di Dusun 1 Sumber Sari, Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Kedua korban diketahui bernama Wajran (86) dan Apong (74).
Keduanya disebut ditemukan petugas dalam kondisi berpelukan di dalam rumah setelah api kebakaran berhasil dikendalikan. Adapun, insiden ini terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekira pukul 23.30 WIB.
Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah membenarkan adanya peristiwan tersebut. Berdasarkan keterangan, rumah milik korban Wajran ini berjaral cukup jauh dari kediaman warga yang lainnya.
"Korban meninggal dunia ditemukan dalam keadaan berpelukan di dalam rumah," kata Rully, dilansir dari Tribunnews.com.
Kondisi inilah yang kemudian membuat kebakaran tidak langsung terlihat dan saat api sudah diketahui warga, sebagian bangunan sudah terbakar. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, api diduga berasal dari obat nyamuk yang digunakan di dalam rumah.
Api itu kemudian semakin membesar dan merambat ke bagian bangunan yang lainnya. Meski begitu, dugaan tersebut masih belum pasti dan petugas masih akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui titik awal api dan memastikan faktor yang memicu kebakaran itu.
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan melalui Posko Sidomulyo mengaku baru menerima laporan kebakaran sekira pukul 23.38 WIB. Lima menit kemudian, satu unit mobil pemadam bersama personel diberangkatkan menuju tempat kejadian.
Upaya pemadaman juga mendapat dukungan satu unit kendaraan pemadam dari Posko Kalinda. Selanjutnya petugas tiba dilokasi pada pukul 00.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.
Setelah itu, petugas juga melakukan pendinginan terhadap bagian rumah yang telah terbakar tersebut. Adapun, operasi yang dipimpin langsung oleh Rully Fikriansyah ini membuahkan hasil dan api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya, pada Senin (13/7/2026) sekira pukul 02.00 WIB.
Usai api berhasil dikendalikan, petugas mulai menyisir bagian dalam rumah kan kemudian menemukan Warjan dan Apong telah meninggal dunia di dalam bangunan yang terbakar dengan posisi berpelukan. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah kedua korban dari lokasi kejadian.
Jenazah Warjan dan Apong lalu dibawa ke rumah anak mereka yang berjarak satu kilometer dari lokasi kebakaran. Tak ada informasi mengenai penghuni lain yang ada di dalam rumah saat kejadian dan kebakaran itu tercatat menewaskan dua orang yang merupakan pemilik dan penghuni bangunan.
Dalam kronologi pasutri lansia ditemukan tewas ini, kebakaran itu menyebabkan satu unit rumah mengalami kerusakan berat . Api menghanguskan bangunan beserta sejumlah barang yang ada di dalanya hingga kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Melansir dari Kompas.com. petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui secara terperinci bagian bangunan dan barang-barang yang terdampak kebakaran. Selain mengevakuasi korban, tim pemadam juga melakukan tindakan pendinginan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tak ada titik api yang kembali menyala setelah proses pemadaman selesai. Sementara itu, untuk proses penyelidikan, petugas disebut akan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan memastikan sumber api, jalur rambatan kebakaran, serta kondisi rumah sebelum kejadian.
Mereka juga akan mengumpulkan informasi dari warga yang pertama kali mengetahui kebakaran dan melaporkannya kepada dinas pemadam. Hasil penyelidikan nantinya akan digunakan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menewaskan pasangan lansia tersebut. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)