Sempat Dihentikan, Trans Beken Rute Terminal Bekasi–Harapan Indah Kembali Beroperasi Agustus

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Bekasi memastikan layanan transportasi massal Trans Bekasi Keren (Trans Beken) rute Terminal Induk Kota Bekasi–Harapan Indah akan kembali beroperasi pada awal Agustus 2026 setelah dilakukan evaluasi pelayanan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Zeno Bachtiar mengatakan, evaluasi terhadap layanan Trans Beken mulai dilakukan sejak 1 Juli 2026.

“Sejak tanggal 1 Juli kemarin dilakukan evaluasi Trans Beken jalur Terminal Induk Kota Bekasi–Harapan Indah. Evaluasi dilakukan terhadap titik-titik henti, tingkat layanan dan lain-lain,” ujar Zeno saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (13/7/2026).

Baca juga: Trans Beken Berhenti Beroperasi 30 Hari, Penumpang Terpaksa Cari Transportasi Alternatif

Zeno mengatakan, hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar perbaikan sebelum layanan kembali dijalankan.

“Tentu dengan hasil evaluasi yang menjadi dasar perbaikan kualitas layanan,” kata Zeno.

Zeno menjelaskan, layanan Trans Beken yang dikelola Pemerintah Kota Bekasi memiliki dua lintasan utama.

Lintasan pertama yakni rute Summarecon–Vida pulang pergi dengan jumlah armada sebanyak 15 unit dan tetap beroperasi hingga kini.

Menurut Zeno, tingkat keterisian penumpang atau load factor pada rute tersebut saat ini sudah cukup tinggi.

“Untuk lintasan Summarecon–Vida pulang pergi sebanyak 15 unit. Hari ini berjalan dengan tingkat load factor sudah hampir 85 persen,” ujar Zeno.

Dengan kapasitas 44 kursi pada setiap armada, tingkat keterisian tersebut menunjukkan rata-rata sekitar 39 kursi telah terisi dalam satu perjalanan.

Sementara untuk lintasan Terminal Induk - Harapan Indah, Dishub Kota Bekasi telah mengoperasikan sembilan unit armada untuk perjalanan pulang pergi.

Selain evaluasi layanan yang sudah berjalan, Dishub Kota Bekasi juga menerima berbagai masukan masyarakat terkait permintaan penambahan trayek Trans Beken.

Baca juga: Bus Trans Beken Berhenti Beroperasi Selama 30 Hari, Ini Alasannya

Zeno mengatakan, pemerintah akan melakukan evaluasi kembali terhadap jaringan angkutan umum massal yang dapat dikembangkan di Kota Bekasi maupun wilayah sekitarnya.

“Terkait permintaan penambahan trayek, tentu masukan-masukan dari masyarakat, pengguna, kami banyak menerima,” kata Zeno.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut dia, pengembangan transportasi massal tidak dapat dibatasi oleh wilayah administratif karena mobilitas masyarakat saling terhubung antarwilayah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Saya Tidak Percaya dengan Teori-teori Neolib
• 7 jam lalu
0
thumb
Pemkot Cilegon dan PLN perkuat kerjasama CSR pembangunan lingkungan
• 3 jam lalu
0
thumb
Myanmar Klaim Aung San Suu Kyi dalam Kondisi Sehat, ASEAN Minta Bertemu Langsung
• 7 jam lalu
0
thumb
Akademi Persib Bandung Bungkam Putri Garut 5-0 dan Rebut Gelar Juara HSL All-Stars U-18
• 17 jam lalu
0
thumb
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.