Adam Diusir dari Surga, Benarkah karena Godaan Hawa?

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kisah diusirnya Nabi Adam AS dan istrinya, Hawa, dari surga memunculkan pandangan bahwa yang bersalah adalah Hawa karena menggoda Adam. Benarkah pendapat itu?

Prof Buya Hamka dalam bukunya Buya Hamka berbicara tentang Perempuan menjelaskan bahwa di dalam tiga agama yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam, terdapat satu persamaan ajaran tentang asal usul nenek moyang manusia yaitu Adam dan Hawa. Mereka diberikan kediaman oleh Allah di surga Adn.

Baca Juga
  • Senator AS Pendukung Setia Israel Meninggal Mendadak, Ini Penyebabnya Menurut Jubir
  • Urus Paspor Sambil CFD, Layanan Imigrasi Diminati Warga Jakarta
  • Taylor Swift Ternyata Bayar Izin Pernikahan Rp 2,6 Miliar ke Kota New York

Lalu, mereka diperdayakan oleh Iblis sehingga terusir dari surga. Mereka disuruh turun ke dunia untuk hidup di bumi turun temurun hingga wafat.

Di dalam Kitab Kejadian (Perjanjian Lama) Pasal III dijelaskan bahwa iblis yang memperdaya Adam dan Hawa menumpang di dalam mulut ular dan dikatakan bahwa ular adalah binatang yang paling cerdik dan penipu. Dikatakan pula bahwasanya yang tertipu lebih dulu adalah si istri yaitu Hawa karena perempuan adalah jenis manusia yang lemah dan lekas terpedaya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Maka, dilihat oleh perempuan itu bahwa buah pohon itu baik akan dimakan dan sedap kepada pemandangan mata, yaitu sebatang pokok asyik akan mendatangkan budi maka diambilnya daripada buah, lalu dimakannya serta diberikannya pula pada lakinya, maka ia pun makanlah." (Kejadian 3:6)

Infografis 3 Tahap Turunnya Alquran Saat Nuzulul Quran - (Republika)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Terobosan Baru, Musda Golkar Sulsel Libatkan Mahasiswa dan Akademisi dalam Forum Sidang
• 4 jam lalu
0
thumb
Wakaf 99 Masjid Baru juga Dibuka, Ivan Gunawan Kaget Renovasi 35 Tempat Ibadah Jadi Target Segera Dieksekusi
• 17 jam lalu
0
thumb
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Panas Tertinggi, Makassar Capai 35,5 Derajat Celsius
• 8 jam lalu
0
thumb
HNW kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
• 15 jam lalu
0
thumb
Mengapa Banyak Orang Terjebak Overthinking?
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.