Hari Pertama Masuk Sekolah, Menteri PANRB Imbau Orangtua Dampingi Anaknya

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita
Hari Pertama Masuk Sekolah, Menteri PANRB Imbau Orangtua Dampingi AnaknyaNasional | okezone | Senin, 13 Juli 2026 - 04:00Dengarkan Berita

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, mengimbau instansi pemerintah memberi fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mengantar anak di hari pertama sekolah.

Imbauan ini tertuang dalam surat Menteri PANRB nomor B/257/M.KT.02/2026 yang diterbitkan Menteri PANRB Rini Widyantini pada Jumat (10/7/2026).

Dalam surat itu, PPK di instansi pemerintah diminta memberi kesempatan kepada ASN yang memiliki anak pada jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah untuk mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.

Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri PANRB No. 4/2025 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN Secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah. Namun, Rini mengingatkan agar fleksibilitas kerja ini tak kurangi kualitas pelayanan publik.

Baca Juga:Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam

"Penerapan fleksibilitas kerja ini tidak boleh mengurangi kualitas pemerintahan dan pelayanan publik. Justru sebaliknya, kita harapkan melalui kebijakan ini ASN bisa bekerja lebih fokus, adaptif terhadap perkembangan, serta lebih seimbang dalam kehidupan," kata Rini Minggu (12/7/2026).

Rini berharap, pengaturan fleksibilitas kerja yang baik, ASN sebagai orangtua dapat mendampingi anak di hari pertama masuk sekolah tanpa mengurangi profesionalisme, produktivitas, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Imbauan ini juga sejalan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN No. 17/2026, sebagai bagian dari strategi nasional penguatan ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045 dan upaya mengatasi fenomena fatherless dengan memperkuat peran orang tua, khususnya ayah, dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.

"Kehadiran seorang orangtua dalam tumbuh kembang anak bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar penting yang memiliki dampak mendalam dan jangka Panjang,” ujarnya.

“Gerakan ini merupakan langkah sederhana namun dapat membawa dampak psikologis untuk mendekatkan kehadiran orang tua terutama ayah pada anak," tandasnya.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gelombang Panas Ekstrem Pecahkan Rekor di AS, Salt Lake City Tembus 43 Derajat
• 4 jam lalu
0
thumb
TNI AL Kejar Penyelesaian Fasilitas Lanal Lampung Sambut Kedatangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
• 9 menit lalu
0
thumb
TP PKK Ajak Kader Perkuat 10 Program Pokok Selaras Astacita Demi Indonesia Emas 2045
• 12 jam lalu
0
thumb
GKJW Sidoarjo Rayakan HUT ke-38 dan Peresmian Gedung Gereja
• 19 jam lalu
0
thumb
Respons Yuvita dapat Bantuan Rp200 Juta dari Hotman Paris, Korban pada Kasus Dugaan Penyekapan di Bandung
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.