BPBD Sitaro Imbau Warga Waspada Bahaya Lahar Pascaerupsi Gunung Karangetang

republika.co.id
3 bulan lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, mengeluarkan imbauan kewaspadaan bagi masyarakat menyusul erupsi Gunung Karangetang pada Minggu malam. Masyarakat yang bermukim di sekitar aliran kali berhulu dari puncak gunung api tersebut diminta untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di malam hari.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Sitaro, Sonny Belseran, menyampaikan imbauan tersebut di Manado, Minggu. "Pemerintah Kabupaten Sitaro dalam hal ini BPBD mengimbau masyarakat di sekitar kali agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati, lebih khusus di waktu malam hari," ujarnya.

Berdasarkan laporan aktivitas dan situasi terkini, letusan Gunung Karangetang diperkirakan terjadi pada pukul 19.14 WITA. Sonny menegaskan bahwa status gunung api yang terletak di Pulau Siau itu hingga saat ini masih berada di Level II atau Waspada.

Kronologi Erupsi dan Dampaknya

Dari hasil analisis situasi, sekitar pukul 19.14 WITA terdengar suara dentuman yang menandai terjadinya erupsi eksplosif kecil dari puncak kawah utara. Kolom erupsi teramati mencapai ketinggian lebih kurang 300 hingga 400 meter dari puncak.

Aliran material vulkanik bergerak ke arah barat laut sejauh kurang lebih 700 hingga 1.000 meter, tepatnya di antara Kali Batu Bulan dan Kawahang. Lontaran material letusan juga mengakibatkan alang-alang di sekitar area puncak terbakar, yang pantulannya terlihat di awan sehingga menimbulkan kesan api yang membesar.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menghadapi situasi ini, BPBD Sitaro berharap agar seluruh warga mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan. Masyarakat dilarang keras memasuki area kawah puncak dan jalur aliran lava. Sonny juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan terus memantau informasi resmi hanya dari BPBD guna menghindari berita bohong atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Survei PPI: Prabowo Unggul dalam Simulasi Pilpres 2029, KDM Teratas di Cawapres
• 9 jam lalu
0
thumb
Manuel Pellegrini Terancam Sanksi Usai Laga Panas Real Betis vs Barcelona
• 2 jam lalu
0
thumb
Kasus Tewasnya Bharada Valdo di Mako di Mako Polairud Tangsel, Satu Tersangka Ditahan
• 9 jam lalu
0
thumb
Daftar Juara Denmark Open 2026: Indonesia Curi Gelar lewat Fajar/Fikri, Alex Lanier Cetak Sejarah
• 4 jam lalu
0
thumb
Peringatan Hari Ulos Nasional Meriahkan Puncak MFCF 2026, Rico Waas Harap Tenun Lokal Mendunia
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.