Menkeu Purbaya: Bea Cukai dan Pajak yang Bersih Kunci Daya Saing Indonesia

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin pengambilan sumpah jabatan saat melantik pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan di Aula Djuanda Kemenkeu, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (Sumber: Kemenkeu)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, daya saing Indonesia di tengah persaingan global tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga kualitas tata kelola pemerintahan, termasuk integritas aparatur di sektor perpajakan dan kepabeanan.

Menurut Purbaya, aparatur negara memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan meningkatkan daya saing Indonesia, baik di pasar domestik maupun internasional.

Hal itu disampaikan Purbaya saat memberikan kuliah umum dalam puncak Dies Natalis ke-11 Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN di Kampus PKN STAN, Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2026).

"Nanti peran Anda akan menentukan kita bisa bersaing enggak di pasar global. Bea cukai yang bersih, pajak yang bersih, dan streamlining kebijakan kita akan mempengaruhi daya saing Indonesia di pasar domestik maupun di pasar dunia. Jadi Anda belajar yang betul, karena nasib kita nanti tergantung Anda semua," kata Purbaya dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Kaji Usulan Pajak JHT hingga THR Jadi Nol Persen

Ia mengatakan, perubahan lanskap ekonomi global yang dipicu perang tarif, pergeseran rantai pasok, perkembangan teknologi, transisi energi, hingga dinamika geopolitik menuntut Indonesia memiliki tata kelola yang semakin baik.

Pemerintah pun harus mampu merespons perubahan tersebut melalui kebijakan yang adaptif, pengelolaan fiskal yang kredibel, serta reformasi tata kelola yang mampu meningkatkan kepercayaan publik dan dunia usaha.

"Dunia sedang berubah dan perubahan itu tidak menunggu kita siap. Pertanyaannya bukan lagi apakah kita terdampak. Kita pasti terdampak. Pertanyaannya adalah apakah kita cukup cepat membaca arah perubahan, cukup disiplin menjaga APBN, dan cukup berani memperbaiki tata kelola," tutur Purbaya.

Dia menambahkan, kualitas sumber daya manusia juga menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing nasional. 

Baca Juga: Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Purbaya: Tetap dalam Batas Aman

Penulis : Dina Karina Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • purbaya yudhi sadewa
  • menteri keuangan
  • bea cukai
  • pegawai pajak
  • daya saing indonesia
  • pajak
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menakar Kekuatan Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Ibaratkan Koperasi seperti Sapu Lidi: Satu Lemah Kalau Digabung Jadi Kuat
• 1 jam lalu
0
thumb
MUI: Produk Bernuansa Erotis tak Dapat Sertifikat Halal
• 9 jam lalu
0
thumb
BRIN Ungkap Meteor Raksasa Jatuh di Pulau Bali setelah Meledak
• 4 jam lalu
0
thumb
Ziarah Makam Bung Hatta, Dekopin Tegaskan Komitmen Modernisasi Koperasi Lewat Estafet Generasi Muda
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.