VIVA – Duel panas Argentina kontra Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Menariknya, megabintang Argentina Lionel Messi mengaku pertandingan tersebut akan menjadi momen yang sangat spesial dalam kariernya.
Argentina memastikan tiket ke semifinal setelah menundukkan Swiss 3-1 melalui babak perpanjangan waktu, Sabtu, 11 Juli 2026. Di sisi lain, Inggris juga harus berjuang hingga extra time sebelum menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1.
Pertemuan di Atlanta pada Rabu, 15 Juli 2026, akan kembali menghidupkan salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Namun bagi Messi, laga ini memiliki makna yang lebih istimewa.
Pasalnya, sepanjang karier internasionalnya bersama Tim Tango, pemain berusia 38 tahun itu belum pernah sekalipun menghadapi Inggris di pertandingan resmi.
Messi pun tak menutupi antusiasmenya menyambut duel tersebut.
"Bermain melawan Inggris itu spesial karena mereka adalah salah satu kekuatan besar sepak bola dunia. Pertandingan melawan tim-tim besar selalu terasa istimewa," kata Messi kepada ESPN Argentina.
Kapten Argentina itu mengaku selama membela negaranya, hampir semua tim besar sudah pernah dihadapinya. Hanya Inggris yang belum pernah menjadi lawannya.
"Ini akan menjadi pertama kalinya saya bermain melawan Inggris. Saya sudah menghadapi hampir semua tim besar, kecuali mereka. Jadi ada alasan lain yang membuat pertandingan ini terasa spesial," ujarnya.
Meski demikian, Messi menegaskan fokus utama Argentina tetap membawa tim lolos ke final Piala Dunia.
"Kami akan menikmati pertandingan ini sebagaimana mestinya, sebuah semifinal Piala Dunia melawan tim hebat. Kami ingin datang dalam kondisi terbaik agar bisa kembali bersaing," tambahnya.
Laga Argentina kontra Inggris juga sarat sejarah. Kedua negara memiliki rivalitas panjang di Piala Dunia, mulai dari duel legendaris pada 1986 ketika Diego Maradona mencetak gol kontroversial 'Hand of God' dan gol solo terbaik sepanjang sejarah turnamen, hingga pertemuan pada Piala Dunia 1998 yang diwarnai kartu merah David Beckham.
Meski begitu, penyerang Argentina, José Manuel López, menegaskan skuad Albiceleste tidak ingin larut dalam cerita masa lalu.






Komentar (0)