Kementan siagakan sumur dan 16 pompa atasi kekeringan di Subang

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiagakan sumur submersible dan 16 pompa irigasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk mengatasi kekeringan, menjaga pasokan air lahan sawah, serta mengamankan produksi padi selama musim kemarau.

"Kementerian Pertanian bergerak cepat menangani ancaman kekeringan yang mulai melanda sejumlah sentra produksi padi di Kabupaten Subang," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Untuk menjaga pasokan air bagi lahan pertanian sekaligus mengamankan produksi padi, Kementan melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) mengeksekusi pengeboran sumur submersible serta menyiagakan 16 unit pompa irigasi yang akan didistribusikan di enam kecamatan terdampak.

Amran meminta seluruh jajaran Kementan memperkuat mitigasi menghadapi musim kemarau. Ia menegaskan setiap laporan kekeringan harus segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi puso yang dapat mengganggu produktivitas pertanian dan menghambat upaya mewujudkan swasembada pangan.

"Kita tidak boleh menunggu sampai kekeringan meluas," katanya menegaskan.

Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, Ditjen LIP langsung menerjunkan tim ke Kabupaten Subang untuk melakukan survei di sejumlah wilayah terdampak.

Setelah dilakukan pemetaan potensi air tanah melalui survei geolistrik, Ditjen LIP bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) melakukan pengeboran sumur submersible di Desa Manyingsal, Kecamatan Cipunagara. Sumur tersebut diharapkan menjadi sumber air baru bagi lahan sawah tadah hujan yang selama ini tidak terlayani jaringan irigasi.

PPL Desa Manyingsal, Agus Hermawan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kementan dalam menangani ancaman kekeringan di wilayahnya.

"Alhamdulillah atas cepat tanggapnya dari Kementerian Pertanian, hari ini langsung dibuatkan sumur submersible di Desa Manyingsal, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang untuk menangani kekurangan air," kata Agus.

Petani Desa Manyingsal, Taryo, mengatakan kekeringan yang melanda wilayahnya cukup parah karena sumber air dari sumur bor yang selama ini dimanfaatkan warga telah mengering.

Menurut Taryo, Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) bergerak cepat merespons kondisi tersebut dengan langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Ia menjelaskan, kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, BPLIP telah mengoperasikan alat geolistrik guna mencari sumber air sebagai lokasi pengeboran sumur baru yang diharapkan mampu mengatasi kekeringan dan menjaga produktivitas panen petani.

"Harapan kami dengan sumur baru ini bisa mengatasi kekeringan, biar panen kami bisa maksimal," kata Taryo.

Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Bandung, Hamid Sangadji, mengatakan penanganan kekeringan dilakukan secara menyeluruh melalui pemetaan wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak sehingga intervensi pemerintah dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain pembangunan sumur submersible di Kecamatan Cipunagara, Kementan juga menyiapkan 16 unit pompa irigasi yang akan disalurkan di enam kecamatan di Kabupaten Subang.

Bantuan tersebut mencakup pompa irigasi air tanah dalam di Kecamatan Pusakanagara, Patok Besi, dan Blanakan, dengan seluruh usulan melalui proses verifikasi administrasi agar tepat sasaran sesuai ketentuan.

Melalui langkah antisipatif tersebut, Kementan memastikan negara hadir memberikan solusi cepat bagi petani dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Penguatan infrastruktur air dan percepatan penanganan di lapangan diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian, mengamankan panen petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.




Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Babak Pertama Norwegia Vs Inggris Sama Kuat! Haaland Cs Sempat Unggul, Bellingham Selamatkan The Three Lions
• 12 jam lalu
0
thumb
Keren! Kylian Mbappe Berpeluang Pecahkan Rekor Lama Legenda Jerman di Ajang Piala Dunia
• 9 jam lalu
0
thumb
Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia Pagi Ini
• 6 jam lalu
0
thumb
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
• 17 jam lalu
0
thumb
HKG PKK ke-54 Fokus Penguatan 10 Program Pokok PKK, Dukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.