Makassar Raih Penghargaan Kemendagri Bidang Wastra dan Kriya, Appi Perkuat UMKM Berbasis Budaya

terkini.id
5 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kategori Wastra dan Kriya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan kerajinan tradisional, melestarikan budaya lokal, serta memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif.

Penghargaan diterima langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, pada penutupan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/7/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, bersama Ketua Harian Dekranas, Tri Suswati Tito Karnavian.

Munafri mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus mengembangkan produk-produk unggulan daerah, khususnya motif wastra dan kriya yang mencerminkan identitas budaya Kota Makassar.

“Itu bagian dari bagaimana kita terus memaksimalkan penggunaan motif-motif lokal untuk memastikan bahwa produk lokal kita tidak kalah bersaing dengan motif dari daerah lain,” ujar Munafri.

Menurutnya, Makassar memiliki potensi besar dalam pengembangan wastra dan kriya. Namun, penguatan industri kreatif masih membutuhkan dukungan, terutama melalui peningkatan jumlah perajin dan pembatik agar inovasi motif khas daerah terus berkembang.

Munafri juga mengajak masyarakat untuk menggunakan produk wastra lokal, termasuk Batik Lontara, sebagai bagian dari upaya melestarikan identitas budaya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski demikian, ia mengakui akses masyarakat terhadap produk-produk tersebut masih perlu diperluas.

“Ke depan, tempat pembeliannya harus mudah diakses dan produknya tersedia dengan berbagai pilihan kualitas maupun harga sehingga semua masyarakat bisa mendapatkannya,” katanya.

Selain memperluas pemasaran, Pemerintah Kota Makassar juga akan mendorong lahirnya lebih banyak pembatik lokal guna memperkaya motif dan meningkatkan kapasitas produksi.

“Kita memang belum punya banyak pembatik, sehingga motif-motif lokal itu masih perlu terus dikembangkan dengan lebih baik lagi,” tambahnya.

Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pelestarian Budaya

Munafri menegaskan keikutsertaan Pemerintah Kota Makassar dalam HUT Dekranas ke-46 bukan sekadar menghadirkan stan pameran, melainkan menjadi bagian dari strategi memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM, melestarikan budaya lokal, serta meningkatkan daya saing produk kerajinan daerah.

Seluruh produk yang dipamerkan di stan Dekranasda Kota Makassar merupakan hasil karya para pengrajin lokal yang selama ini mendapat pembinaan dan pendampingan.

“Ini adalah hasil karya para pengrajin yang ada. Kita ingin memastikan bahwa di Kota Makassar ada pemberdayaan terhadap para pengrajin sekaligus upaya melestarikan budaya yang kita miliki,” tuturnya.

Ia menilai penyelenggaraan event nasional seperti HUT Dekranas juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Makassar.

Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, pusat oleh-oleh, hingga usaha rental kendaraan.

“Dengan hadirnya kegiatan ini, ekonomi di Kota Makassar bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Hotel, restoran, rumah makan, pusat oleh-oleh, rental mobil dan berbagai sektor lainnya ikut bergerak,” ujarnya.

Munafri berharap Makassar terus memberikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu sehingga mampu memperkuat citra kota sebagai destinasi yang ramah dan nyaman.

Tito Karnavian: Dekranas Gerakkan Ekonomi Daerah

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa penyelenggaraan HUT Dekranas ke-46 di Makassar tidak hanya menjadi ajang promosi produk kerajinan Nusantara, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi daerah tuan rumah.

Menurutnya, ribuan peserta dari seluruh Indonesia telah menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari transportasi udara dan darat, perhotelan, restoran, hingga UMKM.

“Sektor transportasi udara pasti bergerak. Bayangkan seluruh Indonesia datang ke sini. Maskapai-maskapai harusnya berterima kasih dengan adanya acara ini,” kata Tito.

Ia juga mengungkapkan tingkat hunian hotel di Makassar meningkat signifikan selama pelaksanaan kegiatan.

“Saya menginap di Hotel Claro. Saya tanya manajernya, penuh. Saya yakin hotel-hotel yang lain juga begitu,” ungkapnya.

Lebih jauh, Tito menegaskan bahwa nilai utama penyelenggaraan Dekranas bukan semata pada transaksi ekonomi yang tercipta selama kegiatan berlangsung, tetapi juga pada upaya mengangkat potensi kerajinan Indonesia agar semakin dikenal di pasar global.

“Acara ini menghidupkan kembali potensi kerajinan Indonesia yang harus kita jaga dan kita kembangkan agar mampu menembus pasar dunia,” tegasnya.

Menurut Tito, Indonesia memiliki keunggulan berupa keberagaman budaya, suku, dan sumber daya alam yang melahirkan produk kerajinan dengan karakter khas di setiap daerah.

Karena itu, pemerintah daerah bersama Dekranas didorong terus meningkatkan inovasi, kualitas produk, serta pemanfaatan bahan baku lokal agar industri kerajinan nasional mampu menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berdaya saing di tingkat internasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem, serta Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Informatika, dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Makassar, Abdullah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Beras SPHP Premium Disiapkan demi Tekan Kenaikan Harga Beras
• 22 jam lalu
0
thumb
100 Anak Yatim Belajar Budidaya Lebah bersama YBM PLN EPI
• 13 menit lalu
0
thumb
Wali Kota Eri Cahyadi Batasi Iuran RT/RW di Surabaya, Pungutan di Luar Ketentuan Resmi Dilarang
• 14 jam lalu
0
thumb
Bahlil Ajak Kader MKGR Beri Masukan ke Pemerintah, Singgung Masalah MBG
• 18 jam lalu
0
thumb
Rektor Unej: KRAI 2026 lahirkan generasi pencipta robot Indonesia
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.