Jakarta (ANTARA) -
Pembalap Belgia Tim Merlier dari tim Soudal Quick-Step meraih dua kemenangan berturut-turut pada Tour de France 2026 setelah menjadi yang tercepat pada etape kedelapan sejauh 180,4 kilometer dari Périgueux ke Bergerac, Sabtu (11/7).
Ini kemenangan kelima Merlier di Tour de France dan menjadikannya sprinter pertama yang memenangi dua etape berturut-turut sejak Jasper Philipsen pada dua etape pembuka Tour de France 2023.
"Jika sudah memenangi satu etape, akan lebih mudah untuk meraih kemenangan berikutnya," kata Merlier seperti dikutip laman Tour de France.
Merlier mengungguli Biniam Girmay (NSN) yang finis di posisi kedua dan Olav Kooij (Decathlon CMA CGM) di posisi ketiga dalam sprint massal menjelang garis finis. Sementara, Jasper Philipsen (Alpecin-Premier Tech) mengakhiri etape di posisi keempat.
Etape kedelapan sempat diwarnai aksi gemilang Liam Slock (Lotto Intermarché) yang memimpin balapan sejak awal. Slock, bersama Jakub Otruba (Caja Rural-Seguros RGA) dan Thibault Guernalec (TotalEnergies), membentuk kelompok breakaway dengan keunggulan mencapai lebih dari dua menit.
Baca juga: Pogacar menangi etape keenam Tour de France untuk rebut jersi kuning
Memasuki 40 kilometer terakhir, Slock melaju sendirian setelah meninggalkan dua rekannya. Ia masih unggul sekitar satu menit saat memasuki 10 kilometer terakhir, tetapi kerja sama tim-tim sprinter, termasuk Soudal Quick-Step, Alpecin-Premier Tech, XDS Astana, Tudor, Cofidis, dan NSN, perlahan memangkas selisih waktu.
Slock akhirnya kandas setelah peloton menyalipnya pada 1,5 kilometer sebelum finis.
XDS Astana sempat memimpin rombongan memasuki kilometer terakhir sebelum Mathieu van der Poel membawa Philipsen ke posisi ideal untuk sprint. Namun, Merlier melesat pada 200 meter terakhir untuk menyalip para rival.
Merlier mengaku sempat kesulitan menjaga posisinya menjelang finis karena terjebak di tengah rombongan dan hampir mengalami kecelakaan. Meski demikian, dia mampu memanfaatkan kecepatannya pada saat-saat terakhir.
Pemegang kaus kuning Tadej Pogačar (UAE Emirates-XRG) finis bersama kelompok utama sehingga tetap mempertahankan posisi puncak klasemen umum menjelang etape kesembilan di rute berbukit di wilayah Corrèze.
Baca juga: Pedersen menangi etape keempat Tour de France 2026
Pembalap Belgia Tim Merlier dari tim Soudal Quick-Step meraih dua kemenangan berturut-turut pada Tour de France 2026 setelah menjadi yang tercepat pada etape kedelapan sejauh 180,4 kilometer dari Périgueux ke Bergerac, Sabtu (11/7).
Ini kemenangan kelima Merlier di Tour de France dan menjadikannya sprinter pertama yang memenangi dua etape berturut-turut sejak Jasper Philipsen pada dua etape pembuka Tour de France 2023.
"Jika sudah memenangi satu etape, akan lebih mudah untuk meraih kemenangan berikutnya," kata Merlier seperti dikutip laman Tour de France.
Merlier mengungguli Biniam Girmay (NSN) yang finis di posisi kedua dan Olav Kooij (Decathlon CMA CGM) di posisi ketiga dalam sprint massal menjelang garis finis. Sementara, Jasper Philipsen (Alpecin-Premier Tech) mengakhiri etape di posisi keempat.
Etape kedelapan sempat diwarnai aksi gemilang Liam Slock (Lotto Intermarché) yang memimpin balapan sejak awal. Slock, bersama Jakub Otruba (Caja Rural-Seguros RGA) dan Thibault Guernalec (TotalEnergies), membentuk kelompok breakaway dengan keunggulan mencapai lebih dari dua menit.
Baca juga: Pogacar menangi etape keenam Tour de France untuk rebut jersi kuning
Memasuki 40 kilometer terakhir, Slock melaju sendirian setelah meninggalkan dua rekannya. Ia masih unggul sekitar satu menit saat memasuki 10 kilometer terakhir, tetapi kerja sama tim-tim sprinter, termasuk Soudal Quick-Step, Alpecin-Premier Tech, XDS Astana, Tudor, Cofidis, dan NSN, perlahan memangkas selisih waktu.
Slock akhirnya kandas setelah peloton menyalipnya pada 1,5 kilometer sebelum finis.
XDS Astana sempat memimpin rombongan memasuki kilometer terakhir sebelum Mathieu van der Poel membawa Philipsen ke posisi ideal untuk sprint. Namun, Merlier melesat pada 200 meter terakhir untuk menyalip para rival.
Merlier mengaku sempat kesulitan menjaga posisinya menjelang finis karena terjebak di tengah rombongan dan hampir mengalami kecelakaan. Meski demikian, dia mampu memanfaatkan kecepatannya pada saat-saat terakhir.
Pemegang kaus kuning Tadej Pogačar (UAE Emirates-XRG) finis bersama kelompok utama sehingga tetap mempertahankan posisi puncak klasemen umum menjelang etape kesembilan di rute berbukit di wilayah Corrèze.
Baca juga: Pedersen menangi etape keempat Tour de France 2026





Komentar (0)