Padahal Anak Konglomerat tapi Grace Tahir Akui Sempat Galau dan Frustrasi di Usia 20-an, Kok Bisa?

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Banyak orang mengira kehidupan anak konglomerat selalu berjalan mulus tanpa hambatan. Namun anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Pengusaha sekaligus tokoh bisnis Grace Tahir mengungkap bahwa dirinya pernah mengalami masa-masa penuh kegalauan, bahkan merasa frustrasi ketika memasuki usia 20-an.

Pengakuan tersebut menarik perhatian publik karena datang dari sosok yang lahir di keluarga pebisnis ternama Indonesia. Grace Tahir merupakan putri pasangan konglomerat Dato Sri Tahir, pendiri Mayapada Group, dan Rosy Riady, putri dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group. Meski tumbuh di lingkungan bisnis besar, ia mengaku sempat kesulitan menemukan tujuan hidupnya sendiri.

Baca Juga :
3 Rutinitas Grace Tahir di Pagi Hari, Wajib Dicontek Nih!
Dinilai Awet Muda, Anggun C Sasmi Ungkap Rahasia Kulit Sehat Tanpa Botox dan Filler

Kini Grace Tahir dikenal sebagai seorang pengusaha yang aktif memimpin berbagai perusahaan. Ia menjabat sebagai CEO Mayapada Hospital, Komisaris PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), serta aktif mengembangkan sejumlah bisnis di bidang kesehatan, teknologi, investasi, hingga konten digital. Selain itu, ia juga dikenal luas melalui berbagai podcast dan media sosial yang membahas dunia bisnis, kesehatan, serta pengembangan diri.

Mengaku Galau Sejak Usia 20-an

Dalam perbincangan bersama kreator konten Emil Mario, Grace Tahir mengaku bahwa masa mudanya tidak seindah yang dibayangkan banyak orang. Ketika ditanya seperti apa dirinya saat berusia sekitar 20-an, Grace menjawab singkat namun jujur.

"Galau. Galau artinya masih nyari-nyari terus mau ngapain,” ungkap Grace yang dikutip dari YouTube Slay and Say pada Minggu, 12 Juli 2026. 

Menurut Grace, saat itu dirinya hanya mengikuti arahan keluarga untuk masuk ke bisnis keluarga. Namun, di dalam hati ia terus mempertanyakan apakah jalan tersebut benar-benar sesuai dengan keinginannya.

"Saya di suruh family business saya kerjain aja. Cuma kayak ya kayaknya I feel like, 'Okay, is this me?'” ungkapnya lagi. 

Ia menilai kondisi anak muda saat ini justru memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengenali minat dan tujuan hidup dibanding generasinya dulu.

"Saya appreciate banget anak muda seperti kamu. I notice a lot of young generations now kayak lebih ngerti what they wanted to do compared to my generation back then,” kata Grace. 

Baca Juga :
Mau Sukses? Ini 5 Investasi Penting dari Grace Tahir yang Wajib Dilakukan, Nggak Cuma Soal Uang
Grace Tahir Bongkar Pengalaman Pahit Punya Karyawan Gen Z, Benarkah Etos Kerja Buruk?
Grace Tahir Ungkap 5 Cara Sederhana untuk Lebih Percaya Diri, Nomor 2 Sering Diabaikan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ada Sky Fun Run, 7 Rute TransJakarta di Koridor 13 Diubah Sementara
• 9 jam lalu
0
thumb
Penulis PAW Patrol Andrew Guerdat Soroti Dampak Buruk Media Sosial pada Anak
• 6 jam lalu
0
thumb
26 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
• 18 jam lalu
0
thumb
Enam Perusahaan Melantai di Bursa pada Pekan Ini, IHSG Ditutup di Level 5.924
• 6 jam lalu
0
thumb
Norwegia Kalah, Cak Imin Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.