Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Jadi Kunci Atasi Darurat Kesehatan Mental Anak

jpnn.com
22 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengungkapkan butuh komitmen bersama untuk membangun mekanisme penguatan dan penanganan kesehatan jiwa bagi generasi penerus bangsa.

"Dibutuhkan langkah nyata bersama dalam mewujudkan generasi penerus yang berdaya saing dengan mendorong agar kesehatan jiwa/mental anak mendapat perhatian serius semua pihak," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/7).

BACA JUGA: Lestari Moerdijat Sebut Daerah Harus Siap Hadapi PJJ yang Kian Meluas

Berdasarkan hasil skrining melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Januari 2026, sebanyak 4,8% atau sekitar 363.326 anak usia 7–17 tahun terindikasi memiliki gejala depresi.

Sebelumnya, data Kepolisian Negara RI mencatat kasus bunuh diri pada kelompok usia anak (0–15 tahun) meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun, dari 604 kasus pada 2022 menjadi 1.498 kasus pada 2024.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat: Lonjakan Minat Baca Gen Z Jangan Disia-siakan

Menurut Lestari, sejumlah catatan tersebut menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan.

Rerie berpendapat masalah kesehatan mental anak seringkali erat kaitannya dengan pengalaman kekerasan yang pernah dialami anak.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat: Nilai Kebangsaan Kunci Harmoni Bernegara

Dalam upaya mengatasi masalah itu, Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu menilai, pelibatan anak dan pihak-pihak terkait lainnya dalam proses mencari solusi sangat penting.

"Agar kebijakan yang lahir untuk mengatasi kendala yang ada memiki persepektif anak, sehingga diharapkan upaya yang dilakukan lebih komprehensif dalam meningkatkan kesehatan mental anak," tuturnya.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar penanganan kasus kekerasan dan masalah kesehatan mental anak harus mendapat dukungan dan melibatkan semua pihak terkait.

Oleh karena itu, tegas Rerie, kesehatan mental anak yang baik merupakan fondasi penting menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Tanpa kesiapan mental dan psikologis yang sehat, generasi penerus akan kesulitan menghadapi tantangan global dan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa," pungkas Rerie. (jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lestari Moerdijat: Kesehatan Mental Harus Menjadi Bagian dari Kurikulum Nasional


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar 15 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK 2025-2026, Terbaru Bupati Sukoharjo Etik Suryani
• 22 jam lalu
0
thumb
Italia tambah anggaran pertahanan sesuai komitmen NATO
• 21 jam lalu
0
thumb
Warna Pakaian yang Identik dengan Orang Cerdas Menurut Pakar Psikologi Warna
• 22 jam lalu
0
thumb
Marhaenisme Metode Berpikir, Dibedah di Museum Multatuli untuk Gen Z
• 5 jam lalu
0
thumb
Iran Balas Trump Usai Diancam 1.000 Rudal Pasca Gencatan Senjata
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.