Kapal Induk USS Gerald R. Ford Ditarik dari Misi Perang Iran Usai Insiden Kebakaran

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

KAPAL induk tercanggih milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, dilaporkan sedang bergerak meninggalkan zona operasi terkait perang Iran. Langkah ini diambil setelah terjadinya insiden kebakaran di area laundry kapal pada pekan lalu yang menyebabkan kerusakan pada fasilitas awak.

Seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa kapal tersebut kini sedang berlayar menuju pangkalan Angkatan Laut di Souda Bay, Kreta. Kunjungan ini dimaksudkan untuk melakukan evaluasi kerusakan dan perbaikan mendesak.

Kronologi Insiden dan Dampak pada Kru

Kebakaran yang terjadi pada 12 Maret lalu ditegaskan oleh militer AS bukan disebabkan oleh tindakan tempur. Dua pelaut dilaporkan telah mendapatkan perawatan medis akibat cedera yang tidak mengancam nyawa dan saat ini dalam kondisi stabil.

Baca juga : Kapal Induk Nuklir AS Alami Insiden Serius di Tengah Misi Tempur

Meski api berhasil dikendalikan, dampaknya cukup signifikan terhadap kenyamanan personel. Laporan dari The New York Times menyebutkan bahwa proses penanganan memakan waktu hingga 30 jam. Namun, pejabat AS mengklarifikasi bahwa durasi tersebut mencakup seluruh rangkaian prosedur keselamatan.

"Seluruh upaya respons terhadap kebakaran memakan waktu 30 jam, termasuk memadamkan api, membersihkan kerusakan akibat air, serta memastikan tidak ada titik api baru, bukan berarti api berkobar selama 30 jam," ujar pejabat tersebut.

Insiden ini menyebabkan sekitar 100 tempat tidur rusak, namun total 600 pelaut terpaksa mengungsi dari area tidur mereka karena ruang tersebut dinyatakan tidak layak huni akibat kerusakan air atau asap.

Baca juga : AS Geser Ribuan Marinir dan Kapal Serbu Amfibi dari Jepang ke Timur Tengah

Posisi Strategis di Tengah Ketegangan

Penarikan sementara USS Gerald R. Ford terjadi di saat operasi militer terhadap Iran masih berlangsung intens, terutama dalam upaya AS mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Selama ini, kapal induk tersebut menjadi platform utama jet tempur Amerika dalam kampanye militer di wilayah tersebut.

Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan, menyatakan bahwa Pentagon terus memantau situasi ini. "Kami memikirkan para kru yang terluka dalam kebakaran tersebut. Kami berharap dan percaya semua orang akan baik-baik saja," ungkap Caine dalam konferensi pers di Pentagon, Jumat (20/3).

Rekor Penugasan Terlama

USS Gerald R. Ford telah menjalani masa penugasan yang panjang sejak dilepas ke Karibia pada 24 Juni 2025, sebelum akhirnya dikerahkan ke Timur Tengah oleh Presiden Donald Trump pada Februari lalu untuk menekan Iran.

Jika kapal ini tetap dalam status penugasan hingga pertengahan April mendatang, USS Gerald R. Ford akan memecahkan rekor sebagai kapal induk dengan masa tugas terlama setelah era Perang Vietnam. Saat ini, kapal-kapal pendukung dalam kelompok tempur Ford, seperti kapal perusak USS Mahan dan USS Bainbridge, tetap bersiaga di posisi mereka semula dan tidak ikut merapat ke Kreta. (CNN/Z-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masjid di Jember Sudah Dibuka Lagi Usai Ledakan, Polisi Terus Patroli
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Bumbu Masak Mahsuri Berbagi Berkah, 2000 Takjil Gratis Dibagikan di Tangerang
• 1 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tabrakan Beruntun di Tol Layang MBZ, Lalin Padat
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pemanfaatan Teknologi AS untuk Pengolahan Litium Panas Bumi di Indonesia Didukung USTDA
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Pengacara Korban: Penegakan Hukum Tak Boleh Tebang Pilih
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.