Serangan Udara AS-Israel ke Gas Field Iran Berimbas pada Kenaikan Harga Minyak

suarasurabaya.net
10 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS)-Israel kembali melakukan serangan udara ke Iran. Kali ini, mereka menyasar gas field milik Iran yang berada di kawasan Teluk, South Pars, Rabu (18/3/2026).

Akibatnya, harga minyak mengalami kenaikan menjadi lebih 110 dolar AS per barel.

Meski harga minyak dan gas melonjak, keduanya tetap berada di bawah harga tertinggi, yang sebelumnya sempat terjadi saat konflik tersebut pecah.

Melansir BBC, saat ini kebakaran imbas serangan udara itu telah ditangani oleh Kementerian Perminyakan Iran.

Selain Iran, gas field yang berada di South Pars itu juga dioperasikan oleh Qatar. Sehingga, serangan yang dilakukan AS-Israel juga berimbas pada pasokan energi untuk Qatar.

Majed Al Ansari Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan bahwa serangan yang dilakukan AS-Israel ke infrastruktur energi, merupakan ancaman terhadap keamanan energi global.

Pada petang hari waktu setempat, QatarEnergy, perusahaan minyak Qatar melihat adanya kerusakan yang meluas imbas serangan itu.

Untuk diketahui, AS-Israel kembali melakukan serangan pada Iran yang berimbas pada Gas Field yang menjadi cadangan gas terbesar dunia. Bahkan, gas field tersebut disebut memasok sekitar 70 persen gas alam Iran.(kir/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perawatan Luka Bakar Andrie Yunus Ditanggung, Ini Kisaran Biayanya
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penjualan ikan asin di Teluk Penyu Cilacap belum ramai jelang Lebaran
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Tips Makeup Awet saat Hari Raya Idulfitri
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Modernisasi Transportasi Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi Ingatkan Tak Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot
• 22 jam laludisway.id
thumb
Iran Hukum Mati Warga Swedia Kourosh Keyvani, Disebut Mata-Mata
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.