tvOnenews.com - Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, suasana kebahagiaan mulai terasa di tengah umat Islam.
Hari Raya Idul Fitri yang dinanti-nantikan menjadi momen penuh suka cita setelah sebulan menjalani ibadah puasa.
Namun, di balik kegembiraan tersebut, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar perayaan tetap berada dalam koridor syariat.
Khutbah Jumat ini mengingatkan bahwa Idul Fitri bukan hanya soal tradisi dan perayaan, tetapi juga momentum untuk menjaga kualitas keimanan yang telah dibangun selama Ramadhan.
Sayangnya, masih banyak kebiasaan yang keliru dan kerap dianggap wajar oleh sebagian masyarakat.
Berikut teks khutbah Jumat akhir Ramadhan 2026 dengan judul '6 Kekeliruan yang Sering Terjadi saat Merayakan Idul Fitri', dilansir dari laman muslim.or.id
- Antara
Khutbah pertama
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَركَاتُهُ.
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى مَحَمَّدِ نِالْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى. أَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى.




