JAKARTA, KOMPAS.TV – Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman bertemu dengan keluarga tercinta saat masa libur Lebaran. Di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara, sejumlah warga memilih mudik menggunakan perahu nelayan karena dinilai lebih hemat dan cepat dibanding jalur darat, Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan laporan jurnalis KompasTV, Nizar Ramadika, dua hari menjelang Idulfitri, calon penumpang mulai berdatangan ke kampung nelayan di Cilincing untuk menunggu perahu yang akan membawa mereka menuju Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.
Rute pelayaran Cilincing-Muara Gembong ini menjadi alternatif favorit bagi warga, terutama untuk menghindari kemacetan yang kerap terjadi di jalur darat saat musim mudik. Dengan menggunakan moda transportasi perahu nelayan, pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan waktu kurang dari 2 jam.
Baca Juga: Mudik Makin Padat! One Way Nasional Resmi Berlaku dari Tol Cikatama hingga Kalikangkung
Hal ini tentunya menjadi keuntungan bagi Karsan, sang nahkoda perahu nelayan di kawasan pesisir Cilincing. Ia mengatakan penghasilannya semakin bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi laut jelang libur Lebaran.
"Mudah-mudahan aja banyak gitu karena jalannya yang lebih cepat ini jalur laut. Kalau di momen mudik ini alhamdulillah banyak," ujar Karsan.
Bagaimana tidak, bermodalkan satu kapal, Karsan bisa mengangkut 30-50 orang per hari dengan pendapatan sebesar Rp25 ribu per orangnya.
Dengan harga yang relatif murah, tak heran pemudik lebih memilih untuk menaiki moda transportasi laut dibandingkan jalur darat karena dinilai lebih efisien biaya, dan cepat sampai. Pemudik bisa duduk dengan tenang, serta menikmati sepoian angin laut sembari menunggu perahu sampai di tempat tujuan.
Salah satu pemudik, Yudi, mengaku memilih menggunakan perahu karena waktu tempuhnya yang relatif singkat.
"Lebih praktis dekat sini paling 1 jam sampai," ujar Yudi dikutip dari laporan langsung Jurnalis KompasTV.
Penulis : Mareta Galuh Ayuningtyas Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- mudik
- lebaran
- perahu nelayan
- pemudik
- muara gembong
- cilincing





