TABLOIDBINTANG.COM - Ressa Rossano dijadwalkan bakal melakukan pertemuan dengan Denada, ibu kandungnya, pada 19 Maret 2026. Kabar ini disampaikan oleh kuasa hukum Ressa, Andika, dalam wawancara virtual pada Selasa (17/3).
Namun, di balik rencana tersebut, Andika mengungkapkan adanya kekecewaan dari pihaknya. Ia menilai munculnya anggapan bahwa kliennya menghindari pertemuan tidak sesuai dengan kenyataan. Menurutnya, justru pihak Ressa telah menunggu sejak lama.
"Jadi sebenarnya kita ini yang sudah di-prank nih, yang mau diajak ketemu dari bulan lalu deh perasaan. Dan insyaAllah baru akan terealisasi di tanggal 19 besok ini," kata Andika.
Andika juga menegaskan bahwa penentuan waktu pertemuan sepenuhnya berasal dari pihak Denada, bukan dari pihaknya. Meski tengah menghadapi sengketa perdata, ia memastikan tidak ada pembatasan bagi Ressa untuk berkomunikasi langsung dengan ibunya.
"Dari pihak merekalah (yang menentukan tanggal). Jadi si Ressa mau ketemu dengan Bundanya, Mbak Denada itu, itu sah-sah saja, kita nggak bisa menghalang-halangi itu, nggak bisa. Kami nggak bisa begitu," ujarnya.
Hingga kini, detail mengenai lokasi pertemuan dan siapa saja yang akan hadir masih belum jelas. Termasuk apakah pertemuan tersebut hanya melibatkan Ressa dan Denada atau juga menghadirkan pihak lain seperti Papa Dino dan Mama Ratih yang selama ini merawat Ressa.
"Nah itu yang saya kurang paham, dari pihak tergugat ini mau ngajak ketemu Ressa saja atau beserta penggugat 2 dan 3, terus berlokasi di mana saya juga kurang paham. Karena yang menentukan bukan kami," jelas Andika.
Pihak Ressa berharap agenda ini tidak kembali tertunda. Pertemuan tersebut dinilai penting untuk meredam polemik yang berkembang, terutama setelah berbagai pernyataan Denada di sejumlah podcast menuai reaksi dari keluarga Ressa.
"WA itu dijawab kok sama si Ressa, dijawab. Ya mudah-mudahan bisa cepat ketemu, bisa clear-lah ya. Kami juga berharap itu," pungkasnya.




