Komisi III DPR Bentuk Panja Kawal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Jakarta

Komisi III DPR RI membentuk Panitia Kerja (Panja) khusus untuk menangani kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. 

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan nantinya Panja tersebut akan melakukan pendalaman melalui rapat kerja bersama Polri, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta kuasa hukum korban.
 
“Komisi III DPR RI akan terus mengawal penanganan perkara ini dengan membentuk Panitia Kerja sebagai bentuk komitmen dalam penegakan hukum dan perlindungan masyarakat Indonesia,” kata Habiburokhman saat konferensi pers di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
 
Tak hanya itu, Legislator Fraksi Partai Gerindra itu mengungkapkan Komisi III DPR RI mendorong sinergi antara Polri dan TNI dalam penanganan kasus ini agar berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
 
“Khususnya mengacu pada Pasal 170 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP yang baru. Sinergitas tersebut dinilai penting guna memastikan proses penegakan hukum berlangsung transparan dan akuntabel,” ucap Habiburokhman.
 
Lebih lanjut, pihaknya mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang telah berhasil mengungkap peristiwa serta mengidentifikasi para pelaku. 

“Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja Polri dan seluruh pihak terkait yang telah mengungkap peristiwa dan identitas para pelaku penyiraman air keras terhadap Saudara Andrie Yunus,” ujarnya.
 
Selain itu, Komisi III meminta LPSK untuk segera memberikan perlindungan menyeluruh, tidak hanya kepada korban, tetapi juga kepada keluarga dan pihak terkait lainnya. Bahkan, aspek pemulihan kesehatan korban juga menjadi sorotan. 

Komisi III meminta LPSK bekerja sama dengan Kemenkes dan Kemenkeu memastikan Andrie Yunus mendapatkan layanan pemulihan yang optimal, sehingga hak-haknya sebagai korban dapat terpenuhi secara maksimal.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KM Ciremai, Lebaran bersama Lautan hingga Pelayanan dalam Perjalanan yang Panjang
• 14 jam lalukompas.id
thumb
Kenapa Saat Nyepi Harus Bakar Ogoh-Ogoh?
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menhub, Kakorlantas dan Jasa Marga Pantau Arus Mudik: Begini Skema Alih Arus, Contraflow dan One Way
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Tak Cuma Ibadah, Omar Daniel Fokus Naikkan Berat Badan di Tengah Ramadan
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Main di Kandang, Liverpool Pede Singkirkan Galatasaray
• 4 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.