PDIP Dorong Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disidangkan di Peradilan Umum

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDIP Komisi III DPR RI Safaruddin menyampaikan kemungkinan keterlibatan sipil di kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Ia pun mendorong kasus itu diselesaikan di peradilan umum.

Safaruddin awalnya menyampaikan pandangannya terkait kemungkinan adanya keterlibatan sipil di kasus penyiraman air keras. Ia menyebut TNI juga sudah merilis kasus ini.

"Rekan-rekan saya kira sudah mengetahui bahwa dari POM TNI juga sudah press release. Tentunya nanti pelaksanaannya karena kemungkinan ini berkembang kasusnya, bukan dari rekan-rekan TNI sendiri yang terlibat, tentunya ada mungkin orang sipil yang terlibat karena perkembangan segala macam lagi penyidikannya," kata Safaruddin saat konferensi pers di DPR RI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Polisi Tegaskan Wajah Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS dari CCTV Bukan AI

Safaruddin lalu membahas terkait penerapan Pasal 170 KUHAP baru terkait koneksitas kasus. Menurutnya, kasus ini harus mempedomani aturan tersebut.

"Jadi, sebagaimana disebutkan oleh Pak Ketua Komisi tadi, kita akan berpedomani pada Pasal 170 KUHP yang baru ini tentang bagaimana persidangan antara militer dengan sipil. Di situ akan tergambar nanti," ucap dia.

Lebih jauh, ia menjelaskan koneksitas yang dimaksud yakni kasus penyiraman air keras dibawa ke peradilan umum. Ia menegaskan panja Komisi III DPR dibentuk untuk mengawal itu.

"Ya, ini karena koneksitas ini, koneksitas ini nanti persidangannya berdasarkan 170 KUHAP itu. Makanya kita bentuk Panja untuk mengawal itu nanti," jelasnya.

"Ini makanya kan kita lihat nanti bersinergi antara Polri dengan TNI. Gitu ya. Kan Anda baca saja itu Pasal 170 KUHAP, nanti kan persidangannya di umum," lanjut dia.

Baca juga: Polisi Ungkap Pergerakan Penyiram Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV




(maa/imk)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tangis Histeris Pemudik di Pelabuhan Ciwandan saat Dengar Kabar Ibunya Meninggal
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Perang Teluk Memanas, Mahfuz Sidik: Trump Terjepit Empat Tekanan Berat
• 55 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Bos Persib Ngaku Tegang dengan Persaingan Papan Atas Super League, Selisih Persija Cuma 6 Poin
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Korlantas Polri Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas dan One Way Nasional untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2026
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Dulu tidak yakin Bisa Umroh, Artis Mualaf ini Coba Amalan Sunnah Langsung Dikabulkan Allah SWT
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.