Anggota DPR Ramai-ramai Desak Dalang Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Delapan fraksi di Komisi III DPR RI menyepakati pembentukan panitia kerja (panja) terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Dalam sesi pandangan fraksi saat rapat Komisi III DPR RI pada Rabu (18/3/2026), para anggota dewan meminta agar kasus ini betul-betul diusut tuntas.

Para anggota Komisi III DPR juga berharap kasus ini diusut tuntas secara transparan serta dalang di balik penyiraman diungkap.

Baca juga: Mata Kanan Andrie Yunus Alami Kerusakan Kornea 40 Persen Usai Disiram Air Keras

Salah satunya, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Safaruddin yang menilai bahwa panja yang dibuat dapat mengawal setiap proses penyidikannya hingga sampai di persidangan.

"Dan mudah-mudahan itu yang disampaikan oleh Pak Ketua Komisi III bahwa di dalam kasus ini ada pelaku, ada yang membantu, dan ada aktor intelektual. Ini yang kita akan ungkap, makanya kita bentuk Panja untuk mengawal ini ke depan," kata Safaruddin dalam rapat.

Hal senada disuatakan anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar Soedeson Tandra.

Tandra turut mengapresiasi kinerja yang sudah dilakukan Polri, tapi ia meminta kepada pihak-pihak yang berwenang untuk mengungkap secara tuntas semua yang terlibat di dalamnya.

"Oleh karena itu kami minta agar kasus ini diungkap seterang-terangnya, baik yang menyuruh melakukan, memfasilitasi, dan yang melakukan penyiraman itu. Karena ini sudah menjadi perhatian publik dan ini sudah mencederai prinsip-prinsip penegakan hukum dan demokrasi kita," ucapnya.

Baca juga: Polisi Tunjukkan Wajah Penyiram Air Keras Andrie Yunus dari CCTV, Pastikan Bukan Hasil AI

Selanjutnya, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Bimantoro Wiyono juga mendukung panja terkait kasus Andrie Yunus.

Bimantoro juga mengapresiasi langkah cepat daripada Polri karena telah mengungkap pelaku penyiraman.

Namun, ia berharap kasus ini dapat diusut tuntas sesuai pasal Pasal 170 KUHP yang baru.

"Apabila ada aktor intelektual atau pun pihak-pihak sipil yang terlibat, ini harus dibuka secara terang benderang sehingga tidak menjadi keragu-raguan karena secara clear bahwa Presiden Prabowo sangat berkomitmen dalam penanganan HAM dan memaksimalkan keadilan untuk hak asasi manusia," tegas dia.

Baca juga: Komisi III DPR Akan Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Begitu juga dengan anggota Komisi III DPR dari Nasdem, Machfud Arifin, yang berharap agar jangan sampai kasus ini berhenti dengan menangkap pelaku di lapangan.

Dia pun percaya dengan Polri yang dapat mengusut kasus ini secara profesional dan transparan.

"Tentunya seperti yang disampaikan tadi ada yang menyuruh melakukan, melakukan siapa di balik semuanya itu, yang membantu melakukan itu tentunya bisa terungkap dengan gamblang dan jelas," tegas Machfud.

Baca juga: Puspom TNI Selidiki Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

KOMPAS.com/FIRDA JANATI Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS Andrie Yunus saat ditemui di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jasa Marga: 34% Pemudik Sudah Tinggalkan Jakarta
• 7 jam laludetik.com
thumb
Bahlil Sebut Pemerintah Tengah Kaji WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Oknum yang Mainkan Harga Pangan Jelang Lebaran
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Puncak Arus Mudik Mulai Terasa, Belasan Ribu Kendaraan Padati Tol Trans Jawa
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Kronologi Kecelakaan Tewaskan 1 Orang di Tol Pejagan, Bus Tabrak Pikap lalu Terguling
• 10 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.