Polisi Sebut Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivitis Kontras Lebih dari 4 Orang

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus lebih dari empat orang.

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengatakan sejauh ini terduga pelaku yang diketahui identitasnya yakni BHC dan MAK. Mereka tertangkap kamera CCTV selama rangkaian proses eksekusi.

"Dari hasil penyelidikan kami tidak menutup kemungkinan juga ini pelaku dapat diduga lebih dari empat," ujar Iman di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya telah memeriksa 15 saksi terkait dengan perkara ini. Belasan saksi itu terdiri dari anggota yang melakukan pengusutan, rekan korban hingga warga sekitar TKP.

Nantinya, kesaksian saksi ini bakal dipertimbangkan sebagai salah satu barang bukti untuk menetapkan pelaku yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

"Dari keterangan tersebut dan [dicari] keterhubungan dengan barang bukti dengan petunjuk yang kami peroleh baik," pungkasya.

Baca Juga

  • Puspom TNI Tahan 4 Prajurit Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivitis Kontras
  • Polda Metro Beberkan Wajah Eksekutor Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras
  • Kemenkes Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis Kontras Andrie Yunus

Di lain sisi, Mabes TNI menyatakan telah menahan empat prajurit Denma BAIS TNI dalam perkara ini. Mereka dijebloskan ke tahanan Pomdam Jaya untuk kepentingan penyidikan.

Komandan Puspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto menyampaikan empat prajurit ini berasal dari matra angkatan laut (AL) dan angkatan udara (AU).

Kemudian, Yusri mengemukakan bahwa empat prajurit yang diamankan itu berinisial NPD, SL, BHW dan ES. Keempat prajurit ini memiliki pangkat berbeda mulai dari Kapten, Lettu hingga Serda.

"Ya jadi inisialnya NDP pangkatnya Kapten. Kemudian inisial SL pangkatnya Lettu. Kemudian inisial PHW pangkatnya Lettu. Kemudian yang terakhir inisial ES pangkatnya Serda ya. Oke itu yang untuk inisial," tutur Yusri di Mabes TNI, Rabu (18/3/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Nyepi 19 Maret 2026 di Kota-Kota Besar Indonesia, Dominan Hujan dan Berawan
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Layanan Transjakarta Berubah Jadwal saat Hari Pertama Lebaran dengan Tarif Rp1
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Analis Nilai Pejabat Publik Harus Dekat dengan Rakyat Meski Berisiko Dicap Pencitraan
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Cerita Mudik Jakarta-Malang Cuma 12 Jam Pada H-3 Lebaran 2026
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita Ibu Wulan, Nasabah PNM Mekaar yang Berjualan Daun Jeruk hingga Mampu Bangun Rumah dan Sekolahkan Anak
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.