Update Lalin Lintas Sumatera: Jambi–Palembang Lancar, Mobil Pribadi Prioritas

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalinsum) dari arah Jambi menuju Palembang mulai berangsur lancar setelah sebelumnya sempat dialihkan. Kepolisian menyebut kepadatan mulai terurai sejak Senin (16/3).

Hal ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Maesa Soegriwo saat dikonfirmasi, pada Rabu (18/3). Ia mengatakan arus kendaraan yang sebelumnya dialihkan melalui Lubuklinggau kini sudah mulai normal kembali.

“Sejauh dialihkan [mulai terurai], kemudian sejak 16 Maret malam itu, arus sudah mulai lancar. Kemudian, paginya tanggal 17 sama kita koordinasi dengan Jambi untuk membuka pelan-pelan, dalam arti selektif prioritas gitu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembukaan jalur dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas. Kendaraan pribadi diperbolehkan melintas, sementara kendaraan berat masih dibatasi.

“Kendaraan pribadi bisa melalui, kendaraan jumbo, Gajah-gajah itu yang melanggar SKB, sementara dikandangin, bisa dialihkan juga gitu. kita melihat situasi skala prioritas untuk kendaraan-kendaraan yang lewat Jambi menuju Palembang,” lanjutnya.

Menurutnya, kondisi lalu lintas saat ini relatif lancar. Namun, kepadatan masih berpotensi terjadi di titik-titik tertentu seperti kawasan pasar tumpah.

“Tapi sekarang sudah alhamdulillah sudah lancar aja. Cuma kalau ada pasar tumpah, pasar pagi, Sungai Lilin, nah itu yang kadang padat gitu lho. Tapi kan kita sudah antisipasi, tim rilis Polda gabungan sama PJR Lantas sudah sudah di sana,” katanya.

Dari sisi volume kendaraan, terjadi peningkatan selama periode arus mudik. Data sementara menunjukkan kenaikan sekitar 20 persen sejak dimulainya Operasi Ketupat.

“Kalau data yang kendaraan kita, kendaraan pribadi masih akan.... di sini kan ada tol fungsional. Itu dari hari pertama Operasi ketupat sampai sekarang itu ada peningkatan mungkin rata-rata sekitar 20% lah. Paling banyak tuh kemarin lah, kemarin. Hari ini kita belum dapat datanya karena nunggu nanti sore,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan paling tinggi tercatat pada Selasa (17/3) dengan kenaikan mencapai 21 persen.

“Kalau peningkatan di jalur A, maksudnya yang dari Lampung menuju Palembang atau Jambi itu meningkat. Tapi yang dari Jambi menuju Palembang-Lampung itu meningkat, tapi lebih banyak yang dari jalur A, yang dari Lampung menuju Palembang-Jambi. Karena arus mudik kan,” tuturnya.

Sebelumnya, kepolisian sempat menutup sementara jalur utama Jalinsum dari arah Jambi ke Palembang akibat lonjakan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran. Penutupan dilakukan sejak 16 Maret 2026 dan kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif via Lubuklinggau.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai hasil koordinasi dengan Polda Jambi guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Tujuannya untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode arus mudik Lebaran,” kata Sandi, Selasa (17/3).

Ia menambahkan, pengalihan arus dilakukan untuk menghindari kepadatan panjang di jalur utama.

“Untuk menghindari kemacetan panjang di Jalan Lintas Timur, pemudik kami arahkan melalui jalur alternatif via Lubuk Linggau,” jelasnya.

Seiring kondisi yang mulai membaik, arus lalu lintas kini dibuka kembali secara bertahap dengan prioritas kendaraan tertentu, khususnya kendaraan pribadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kenapa Gilimanuk Macet Parah hingga Antrean 30 Km? Ini Kata Menhub
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Situasi Kepadatan Pemudik di Pelabuhan Merak 18 Maret 2026, Kantong Parkir Mulai Penuh!
• 57 menit lalukompas.tv
thumb
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Bahlil: Antrean Panjang, Masih Proses Negosiasi
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Royalti Dangdut Tahun 2025 Tak Kunjung Dibayar, Ikke Nurjanah: Ini Memarginalkan Dangdut!
• 4 jam lalugrid.id
thumb
H-3 Lebaran: 2.659 Pemudik Padati Terminal Kampung Rambutan
• 37 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.