Koridor Satwa Tol IKN Setinggi 12,7 Meter Dibangun pada Dua Lokasi

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

BALIKPAPAN, KOMPAS – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional atau BBPJN Kalimantan Timur mempercepat pembangunan jembatan satwa atau wildlife crossing di Jalan Tol Ibu Kota Nusantara. Koridor satwa ini dibangun pada dua lokasi yang menghubungkan hutan lindung dan hutan sekunder.

Kepala BBPJN Kaltim Yudi Hardiana mengatakan, fasilitas tersebut dibangun di STA 8+325 dan STA 10+025. Titik-titiknya teridentifikasi sebagai koridor perlintasan alami bagi satwa khas Kalimantan seperti orangutan, bekantan, macan dahan, hingga beruang madu.

“Pembangunan jembatan satwa ini untuk menjaga konektivitas habitat sekaligus meminimalisir potensi konflik antara satwa dan aktivitas transportasi di jalan tol,” ujar Yudi Rabu (18/3/2026).

Dua koridor satwa berada di Segmen 3B2 Kariangau–Simpang Tempadung. Secara teknis, koridor ini menggunakan struktur Corrugated Steel Plate (CSP) dengan diameter bentang sekitar 25 meter dan tinggi lengkung mencapai 12,7 meter. 

Untuk memastikan stabilitas di lokasi yang memiliki kondisi geoteknik khusus, konstruksi didukung oleh fondasi bore pile sedalam 14 hingga 21 meter. Timbunan mortar busa sebanyak 14.000 meter kubik pun digunakan pada jembatan sebelum ditimbun tanah.

Saat ini, Tol IKN belum sepenuhnya selesai dibangun. Ia baru digunakan fungsional dengan waktu terbatas selama libur Lebaran 2026.

Baca JugaKoridor Hijau, Hak Satwa Liar di Ruang Kota

Koridor satwa di jalan ini ditarget selesai dibangun dan bisa digunakan bersamaan dengan peresmian jalan tol. ”Doakan kami agar jalan tol ini mudah-mudahan selesai pada Desember 2026,” kata Yudi.

Menurut rencana, jembatan satwa yang melintang di atas jalan tol ini dilengkapi dengan pagar pengaman. Sisi dalam pagar dibuat rata agar satwa seperti orang utan dan bekantan tidak dapat memanjat masuk ke area jalan tol.

Konektivitas kantong habitat

Tol Balikpapan-IKN, khususnya Segmen 3B, bersisian langsung dengan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW). Kawasan seluas 10.000 hektar ini merupakan rimba terakhir di Balikpapan yang menjadi rumah bagi berbagai satwa, termasuk orang utan hasil pelepasliaran tahun 1990-an.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan berbagai kementerian guna mewujudkan pembangunan ramah lingkungan di berbagai infrastruktur pendukung IKN.

”Agar hewan-hewan di kawasan tersebut tetap dapat berpindah tempat tanpa terganggu oleh arus lalu lintas kendaraan,” kata Basuki.

Sejak 2024, pemerintah telah diingatkan mengenai pentingnya menjaga titik krusial satwa dalam pembangunan Tol IKN. Pokja Pesisir, organisasi yang fokus pada isu lingkungan pesisir Balikpapan, menilai sungai-sungai semestinya dipertahankan tetap alami.

Sebab, selain sebagai sumber air bagi satwa, sungai pun menjadi sumber makanan bagi beberapa satwa. Setidaknya ada empat titik penting yang menghubungkan HLSW dan kawasan mangrove, yaitu Daerah Aliran Sungai Berenga, Sungai Tempadung, Sungai Kemantis, dan Sungai Puda.

Baca JugaIKN dan Berkaca pada Tradisi Nusantara Memindahkan Ibu Kota

Mappaselle dari Pokja Pesisir menyatakan ada anak Sungai Berenga yang terpotong akibat proyek Tol IKN. Untuk itu, ia menekankan desain koridor benar-benar disesuaikan dengan jenis satwa yang melintas agar tidak menjadi jebakan bagi predator.

Hal itu bisa diimplementasikan melalui penempatan jenis tumbuhan yang tepat di jembatan hingga kebutuhan alami lainnya.

”Jika tidak diperhatikan, ini akan menjadi ancaman serius terhadap keselamatan satwa, termasuk keselamatan pengguna jalan,” tegas Mappaselle.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanggapi Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya Mengaku Tak Masalah: Sudah Kegedean Juga
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Izin Importir Daging dan Feedloter Nakal Bakal Dicabut Jika Naikkan Harga Selama Lebaran 2026
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Bupati Sidrap Dijadwalkan Salat Idulfitri di Stadion Ganggawa
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Kirim Paket ke Luar Negeri Jelang Lebaran, Simak Tips Praktis dan Aman Lion Parcel
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Aksi Pencopet di Masjid Istiqlal Terbongkar, Pelaku Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi
• 23 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.